WANITA YANG KAU HINAKAN
Kubelai wajah dan rambut Kia, kasihan sekali bayiku ini.
“Namamu siapa, Nak dan orang mana?”
“Ita, Bulek. Rumahku di Sukabumi,”
“Loh, kita tetangga desa. Ini diminum dulu, kamu enggak bawa minum, kan?”
“Bulek, sekali lagi terima kasih banyak sudah memberi kami kangkung,” ucapku tulus.
“Namaku Minah, panggil saja Bulek Minah. Sama-sama Nak, Bulek malah senang kalau ada yang ngambilin kangkung itu. Tadinya mau Bulek pangkas habis. Kamu dari mana?”
Chapitres populaires