Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

'brreett' Badai tak mampu lagi menahan gairahnya, dia melepaskan cup bra berbentuk wortel yang hanya secuil menutupi puncak kemerahan gunung kembar isterinya itu. Kemudain Jingga menungging dan langsung mengibaskan ekor bulatnya didepan mata Badai. Doggy style yang sangat panas kemudian menjadi adegan pertama keduanya hingga pelepasan sempurna.
825.9K viewsCompletedAdded to Library 543 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Naura tersenyum yang balas disenyumin. "Iya Bu. Nanya apa?" "Apa di apartmen ini ada penghuninya yang namanya Arjuna Ivander?" "Sebentar ya Bu. Saya cek dulu." Naura mengangguk, memperhatikan si Mbak yang mencari sesuatu di layar monitornya kemudian kembali menoleh ke arahnya. "Pak Arjuna penghuni apartemen di lantai lima belas Bu." Naura terdiam. "Ada yang bisa saya bantu lagi?"
104.4K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

TIGA PONDOK di dalam hutan, mirip villa tempat peristirahatan. Pondok itu berlantai dua, terbuat dari kayu jati. Kokoh sekali. Pondok itu berhalaman luas, dipagar dengan kayu-kayu dolken setinggi perut orang dewasa. Di halaman yang mengelilingi pondok itu terdapat pohon cemara tertanam rapi. Di luar pagar adalah tanaman hutan liar yang campur aduk, bukan dari satu jenis tanaman. Jalanan setapak terdapat di depan pondok itu, dinaungi pepohonan bambu hitam. Pondok itu bersuasana tenang, teduh, nyaman, dan entah kenapa bisa timbulkan hawa betah bagi tamu yang singgah. Disela ketenangan itu, terdengar bunyi gemuruh air terjun. Berarti pondok itu tak jauh dari sumber air terjun, yang tentu saja m
1031.1K viewsOngoingAdded to Library 962 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

“Bunga teratai ini bernama kembang teratai pucuk sukma, Sumirah.” Ki Lawu kini sudah berada di kediaman Permana, kepalanya mengangguk-angguk seperti burung pelatuk, bibirnya yang hitam karena sering menghisap rokok tembakau tengah berkomat-kamit, sementara itu sang tuan rumah terkapar pingsan di atas ranjangnya.
9.751.1K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as pondok teratai 46
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Sebelum pergi seperti biasa Agista pergi ke danau untuk menemui dan curhat pada bunga teratai yang ada di sana. "Hai teratai, aku akan pergi. Aku ingin menghapus semua kenangan buruk yang ada di sini dan mencari kehidupan baru. Selamat tinggal, jika suatu saat Yuda datang padamu dan menanyakan keberadaan ku tolong jangan katakan aku di mana!" Seperti bicara pada manusia saja, Teratai memang sahabatnya sejak lama. Karena dia tidak memiliki sahabat dekat, hampir semua teman-teman sekolah dia menjauhinya dengan alasan miskin.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

* Hari ini, tepat usia Puti Bungo Satangkai 30 tahun, dan ia sudah memutuskan untuk meninggalkan Pulau Sinaka demi satu hal, kepingan Teratai Abadi. Paling tidak, dari kitab milik Inyiak Gadih, sang dara melihat gambar tentang Teratai Abadi tersebut. Gambar teratai dengan tujuh kelopak. Pada masing-masing kelopak terukir aksara yang aneh. Sang dara tidak memahami aksara tersebut. Lagi pula, baik Inyiak Mudo maupun Inyiak Gadih tidak memberi tahu apa-apa kepadanya tentang aksara itu sebelumnya.
1074.6K viewsCompletedAdded to Library 2.3K Times as pondok teratai 46
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

tanya Anita. “Apa sudah terbaca dari gelagatku?” Purnomo meringis menjawab pertanyaan Anita. “Emang Mas mau minta apa? Mau tambah 1 ronde lagi?” goda Anita. “Hehe kalau boleh. Sebenarnya, Mas pengen punya anak, Dik,” Anita yang tidur di pelukan Purnomo, kini dia duduk dengan keadaan belum mengenakan busana.
108.2K viewsCompletedAdded to Library 328 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

sentak Sari sambil berdiri. Ayu terlihat santai. Dia meletakkan ponsel yang sudah diatur tengah merekam pembicaraan serius itu. Ada Pak RT, Bu RT pun Pak RW dan Bu RW. Mereka tengah merembungkan masalah kehamilan Sari, juga jalan keluarnya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
PEREMPUAN MILIK MORETTI

PEREMPUAN MILIK MORETTI

“Buyer Timur Tengah baru mengirim konfirmasi ulang.” “Apa.” Pria itu menelan ludah kecil sebelum membuka tabletnya. “Mereka meminta verifikasi docking lama.” Jemari Elena berhenti di atas keyboard. “Docking yang mana?” Pria itu membalik layar tabletnya pelan. Terminal 4B. Udara di dada Elena terasa tertahan sepersekian. “Itu revisi lama,” katanya pelan. “Kami juga pikir begitu.”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Mereka bisa melihat deretan huruf dan angka yang dirangkai menjadi satu dalam sebuah kertas kecil. Temui aku. Di Gang Kenanga nomor 37, Menteng, Jakpus. Melihat isi kertas, Caraka sejenak memutar otak. Dia mencoba mengingat alamat yang dimaksud karena dia merasa familier. “Asumsi kami ini alamat rumahnya deh. Mungkin Anda tau alamat yang dimaksud,” ujar Mentari yang kembali menerangkan hasil diskusi mereka sebelumnya sepanjang perjalanan.
4.7K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as pondok teratai 46
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status