Partner Pemanasan Sang Atlet
Sesekali ia melirik ke arah Zea yang duduk diam memandangi jalanan di malam hari.
"Zea, kalau Marco mendekat, atau ngomong apa-apa ke kamu, langsung bilang. Kakak nggak mau kejadian tadi pagi terulang," ucap Zavian, sudah kedua kalinya sejak mereka berangkat.
"Iya, Kak," jawab Zea singkat, tanpa menoleh.
Zavian menghela napas, mencoba mencairkan suasana. "Selena ini ... anak konglomerat, kan? Denger-denger pestanya bakal mewah banget."