Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

Meskipun hatinya sakit, tapi Lastri akan memilih mengalah. Lastri adalah orang yang baik. Berbagai ujian hidup selalu dilewati dengan sabar. Seorang wanita yang soleha dan taat beribadah serta penurut kepada orang tua. Namun, segela upaya Lastri tidak pernah mendapat dukungan dari ibunya. Lastri selalu menjadi anak yang dikucilkan karena keadaan ekonominya, dan hidupnya yang masih menumpang kepada ibunya.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 751 kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Satria Idaman Wanita

Satria Idaman Wanita

"Tanya apa Ki? Tumben serius banget mukanya." "Gini ya," Kiki berdeham pelan untuk mendramatisir suasana. "Misalnya nih, cuma misalnya loh ya. Kalau di dunia ini sisa dua wanita, dan Kak Satria diwajibkan milih satu untuk dijadikan pacar atau istri... Kak Satria bakal milih siapa? Kak Vera yang cantik, dewasa, tajir melintir tapi kadang galak kayak singa betina? Atau milih Kiki yang imut, penurut, ceria, dan gemesin ini?" Suasana ruang keluarga mendadak hening.
1036.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Suami Pilihan Bunda

Suami Pilihan Bunda

"Tenang aja Pa, anakmu ini akan kasih kalian cucu yang banyak." Embun mencubit perut suaminya, ingin rasanya ia menenggelamkan suaminya di lautan samudra, tetapi ia belum siap menjadi janda. "Embun jangan lupa pakai pakaian yang sudah Mama belikan, anggap aja kamu sedang mencari pahala dari suami kamu," ujar Mama yang diangguki oleh Embun. "Kita berangkat dulu Ma, Pa, Bun. Doakan semoga kita selamat sampai tujuan dan juga pulang dengan selamat." Mereka berpamitan dan tidak lupa mencium tangan orang tuanya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Istri Yang Diabaikan

Istri Yang Diabaikan

ucapanku terhenti, seperti ada yang tercekat di tenggorokan. "Bayiku meninggal, istriku sakit dan sekarang dia memilih tinggal bersama kakaknya. Tapi apa ibu peduli pada kami? Tidak! Ibu hanya peduli pada urusan ibu sendiri. Tak ada sedikitpun perhatian ibu pada Lili. Apa salah Lili Bu?! Selama ini dia sudah berusaha menjadi menantu yang penurut, tidak banyak menuntut. Apa hanya karena dia orang miskin jadi sampai sekarang ibu tidak mau juga merestui hubungan kami?"
8.6114.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

SAAT KU TAK LAGI DIHARGAI

"Hanif benar, San. Atau gini aja, ibu saja yang pindah ke sana. Gimana?" "Maksud ibu?" Santi malah kaget dengan usul sang ibu. "Kalian di sini kan sudah ada pembantu. Sudah ada yang bantuin Santi. Sekarang, biarkan ibu gentian tinggal sama Dinda. Dengan begitu kan ibu bisa bantu-bantu dia menjaga anak-anaknya," jelas bu Ranti.
8.8204.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.8K kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

Kali ini perempuan paruh baya itu menatap sang putri dengan sorot mata yang menyelidik. "Umi jangan berpikiran yang macam-macam, deh. Kami hanya ingin mempercepat acara ijab Qabul saja," jawab Sintya yang sepertinya mengerti apa yang ada di pikiran sang ibunda. Sang ibunda pun hanya mengangguk, ia percaya pada sang putri jika anak yang ia banggakan tak akan berbuat yang bisa mempermalukan keluarga besarnya.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41.1K kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Ibumu

Bukan Istri Pilihan Ibumu

Andra memicingkan mata menatap pada ibu kandungnya itu. "Mama dan Papa bisa berkata begitu, karena kalian tidak pernah peduli dengan perasaanku. Yang kalian pedulikan hanya tentang Tuan Arwen dan perjodohan ini." "Andra! Perjodohan ini juga demi masa depan kamu! Papa dan Mama sudah berusaha untuk memilihkan calon wanita yang tepat untuk mendampingi kamu mengelola perusahaan. Dan Sherly adalah satu-satunya wanita yang terbaik pilihan kami. Papa heran, kenapa kamu sulit sekali untuk menerima Sherly. Apa jangan-jangan.. Kamu masih mencintai wanita murahan itu sampai sekarang?" tebak Darma dengan memicingkan mata. Sementara Andra langsung terhenyak mendengarnya.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

Menjadi Istri Dadakan Om Pewaris Tampan

Tetapi Dania tidak bisa mengejar Santi untuk memberikan penjelasan, karena wanita sepuh itu ternyata sangat lihai dalam berbicara sehingga dengan mudah dia bisa berkelit dari pancingan Dania. “Dania! Mama bukanlah seorang tipe pemilih menantu, asal Sangga bahagia dan sudah bisa memperlakukan istrinya dengan baik, Mama juga turut bahagia,” ucap Santi sambil meneteskan air mata, ada rasa takut kehilangan terpancar di sana hingga membuat Santi segera menghambur memeluk erat tubuh menantu kesayangannya. ***
1051.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

Purwati mengusap pelan tangan Rio anaknya. “Ibu memiliki calon yang cocok denganmu, meskipun ibu ini istilahnya orang abangan yang tidak terlalu memahami agama islam tetapi calon yang ibu pilihkan sholehah! Putri dari kyai, siapa tau bisa membantu jalanmu mendekatkan diri pada Gusti Allah! Tak perlu dijawab sekarang le, pikirkanlah matang- matang, Ibu tak ingin memaksamu tetapi Ibu berharap kau setidaknya mau menemui wanita itu,” ucap Purwati beranjak pergi masuk ke dalam rumah.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 532 kali sebagai santri pilihan ibu
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

Kita Beli Kesombongan Mertuamu, Nduk!

"Kamu sedang apa di sini, Sayang? Sudah mau magrib, lho." Ibu beranak satu itu menarik napas dalam-dalam. Ia sangat suka diperlakukan seperti ini. Hanya saja, ketidakjujuran Abimanyu sangat menganggu perasaannya. Dirinya terlihat bodoh, tatkala Santi melihat momen pembagian oleh-oleh, yang ternyata tidak ada yang ditujukan untuk ibu mertuanya itu. Kenapa Abimanyu tidak pernah cerita, kalau ibunya dalam keadaan sehat wal afiat? Yang Kania tahu, ibunya Abimanyu masih terbaring sakit. Jika tahu begitu, pasti ia akan memilihkan oleh-oleh untuk Santi. "Sayang, kenapa kamu diam saja? Kamu marah sama aku?"
10144.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.9K kali sebagai santri pilihan ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status