Mencintai Seorang Climber
Yanti Soeparmocerita dewasa mahasiswaseorang mahasiswaMahasiswatas kuliah wanita
“Bang, boleh pegang rambutnya nggak? Rambutnya bagus loh, rada bergelombang. Kalau cewek, pasti udah jadi bintang iklan shampoo.”
Ya ampun, ada-ada aja permintaan nih cewek, pikir Marco. “Boleh, tapi pegang rontokannya aja ya!” Lantas Marco menarik rambutnya. Ada beberapa helai rambut yang patah. Diberikannya rontokan rambut itu pada Windy.
“Nih buat kamu, pegangin sepuasnya! Aku pergi dulu ya, ada perlu.” Marco berdiri, lantas meninggalkan meja itu. Windy kontan merengut melihat Marco malah pergi.
Beliebte Kapitel