Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku Bos Tampan

Suamiku Bos Tampan

[Arjuna Pov] Saat aku berjalan menuju kantor, aku melihat seorang wanita yang menurutku cantik dan murah senyum. Dia sudah siap dengan pekerjaannya sebagai office girl di kantorku. Aku lewat dan menyapanya yang sedang membersihkan lantai dan dia tersenyum ramah padaku. Entah kenapa Jantungku berdetak lebih cepat daripada biasanya. Aku berusaha menepis perasaan aneh yang hinggap di dadaku ini. Hingga siang hari tepat sebelum jam istirahat, aku tidak sengaja lewat ruangan OB dan ku lihat wanita itu yang baru aku tahu namanya adalah Kinara, sedang dihubungi seseorang. Aku mendengar percakapan itu dan ku lihat wajahnya menjadi sedih. Aku dengar orang tuanya sedang butuh biaya untuk operasi. Dan
9.8103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai prabu damar moyo
Baca
+Pustaka
Dendam Saudara Kembar

Dendam Saudara Kembar

lagi-lagi Richard menjawab Michella singkat. "Asik, itu artinya kita akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi. Secara perusahaan one Princess adalah perusahaan besar, bahkan dia sudah memiliki banyak cabang. Seperti di Amerika, Prancis" Michella langsung membayangkan keuntungan. Dasar wanita matre, otaknya uang, uang, dan uang. "Semoga saja" sahut singkat Richard. "Bi, mama di mana ?" Tanya Richard kepada pelayan yang sedang menghidangkan makan malam.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai prabu damar moyo
Baca
+Pustaka
Pesugihan Genderuwo

Pesugihan Genderuwo

Senyumnya kembali normal, tetapi ada sesuatu yang berbeda—senyum itu terasa dipaksakan. "Haha, maaf-maaf! Terbawa suasana! Wartono, Ki Praja ... mereka semua masa lalu yang sulit dilupakan," katanya sambil menghela napas. "Ki Praja itu dulu dukun sakti di desa ini. Dia bisa segalanya! Istrinya adalah dukun beranak, dan anak-anaknya pekerja keras yang menjaga ladang mereka sendiri. Tapi semuanya hancur—" suara Mbah Damar semakin pelan, seolah berbicara lebih kepada dirinya sendiri daripada kepada Bagas.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai prabu damar moyo
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Terus berlangsung selama beberapa tahun hingga akhirnya ia memiliki pasukannya sendiri, termasuk adiknya Murti yang mengikuti jejaknya, hanya demi tak ingin lelaki yang ia sukai melirik perempuan lain. Belasan hingga puluhan tahun berlalu, sang prabu yang ia kawal pun akhirnya memberikan sebuah bukit luas yang menjadi hadiah atas kesetiaannya. Damar akhirnya memutuskan untuk tinggal dan bertakhta di sana, sejak sang prabu telah mangkat. Ia berumur sangat panjang, membebaskan setiap kaumnya untuk hidup di mana saja yang mereka mau. Selama perjalanan hidupnya, telah banyak makhluk gaib yang menguji kemampuannya. Tentu saja kemenangan berada di tangan Damar sebab ia dibantu Murti yang tak perna
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai prabu damar moyo
Baca
+Pustaka
Duka Cita

Duka Cita

Selalu sempurna. Bedanya, sifat Nando jauh lebih ramah, daripada perangai Mai yang hampir-hampir mirip dengan Pras. “Cuma jenguk? Nggak ada niatan lain?” selidik Arya terus saja berjalan dengan santai, sambil menenteng laptopnya. “Niatan apa?”
9.839.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai prabu damar moyo
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Aku menatap Mas Adry yang belum menjawab pertanyaan ibu. "Aku gak ada ngundang Audi, Bu." Akhirnya Mas Adry menjawabnya setelah beberapa saat. "Kok dia bisa datang?" tanya Ibu lagi. "Paling dia mau minta duit lagi ke Kak Adry. Dasar cewek matre gak punya malu," umpat Dara. Ternyata benar dugaanku. Wanita itu adalah mantan pacar Pratu Adryan Saputra.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai prabu damar moyo
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Kekasih CEO

Dendam Membara Kekasih CEO

BLAR! Gemuruh hujan dan petir terdengar ngeri. Di tengah jalan yang basah dan licin, seorang wanita terus berjalan tanpa henti. Pelipisnya penuh darah, bibirnya membiru, kaki tanpa alasnya terluka, tatapannya kosong. “Bahkan hujan mengikuti tubuh inu, bersama kesedihan di dalamnya. Aku adalah April Ayudisha, wanita paling putus asa saat ini. Ck, kasihan sekali aku.”
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai prabu damar moyo
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status