Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisi Liar Mas Nanang

Sisi Liar Mas Nanang

"Pasti Ibu Haus." Wulan yang sedang dalam puncak euforia karena merasa telah berhasil menaklukkan kembali "singa" lamanya, tidak menaruh curiga. Ia meminum isi gelas itu sampai habis, lalu kembali menyerang Nanang dengan lebih liar. Namun, hanya dalam hitungan menit, gerakan Wulan mulai melambat. Matanya sayu, dan kepalanya mulai terkulai di bahu Nanang.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

jawab Gibran dengan mengatupkan kedua tangannya. “Boleh kenal?” tanya santriwati itu. “Kalau cuma sekedar kenal mungkin boleh,” sahut Gibran mengedikkan bahu. “Namaku Naila, anak Aliyah kelas sebelas. Kita satu angkatan,” ucap perempuan bernama Naila itu.
9.524.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 959 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Jawab alina pada Nasya. Setelah beberapa lama dalam perjalanan akhirnya Alina Nasya dan juga Aisyah tiba di sebuah tempat wisata yang cukup khas di daerah Bandung yaitu Ciwidey di mana banyak sekali tempat untuk memetik strawberry secara langsung membuat Aisyah pasti akan merasa senang. "Wah, tempatnya sejuk sekali Bu pasti enak." Sahut Aisyah yang begitu semangat setibanya di tempat wisata itu.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
Prabu

Prabu

kata Santi menjelaskan. “Oh, iya. Tidak apa-apa San. Aku paham,” ucap Prabu sambil malu-malu. Santi, gadis manis itu tahu betul jika Prabu menaruh hati padanya. Terlihat jelas di wajah Prabu yang merona walau sudah babak belur. “Kamu belum pulang San?” tanya Prabu. “Ah, aku tadi ingin memberikan ini. Tapi aku tunggu kelas sepi dulu,” jawab Santi sambil mengeluarkan sekotak plester dari sakunya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
DOA KUBUR TAK SEMPURNA

DOA KUBUR TAK SEMPURNA

sahut Santi singkat, hatinya mendadak kesal. "Ya sudah, jam sembilan kita berangkat." "Baik, Bu." Bu Silvia berbalik meninggalkan Santi. Saat wanita ini mendengar nama Adiguna Wibawa, amarah dalam dada Santi berdentam hebat. Anggota legislatif sekaligus pengusaha ternama tersebut sangat dibenci oleh Santi. Jangankan melihat wajahnya langsung, mendengar nama pria itu disebut saja Santi emosi.
103.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 125 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
Tilasmat

Tilasmat

teriak seorang santri seraya berlari keluar dari kelas. (Panggil Euceu) Aku dan Ayu langsung masuk dan membantu santri lain yang memegangi Risma yang kerasukan itu. Tenaganya begitu besar hingga kami berenam pun kesusahan memeganginya. "Turunan Siliwangi!" Suaranya terdengar menggeram menakutkan. (Keturunan Siliwangi)
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

tanya Silvi dengan mata setengah malas. “Ini Nania, putri Pak Rangga Prambuni, calon istrinya Maha.” Mendengar nama Prambuni disebut, mata Silvi dan Rista terbelalak. Apa itu artinya Kurniawan akan terikat hubungan keluarga dengan keluarga Prambuni. “Prambuni… yang pengusaha itu?” suara Silvi tiba-tiba melunak. “Berarti, kamu adiknya Erlangga Prambuni?” tanyanya antusias.
9.99.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
Sang Penguasa Dunia Silat

Sang Penguasa Dunia Silat

ucap seorang pria paruh baya berjanggut lebat. Semua rambut yang tumbuh di sekujur tubuhnya telah memutih. Panampilannya serba putih, termasuk pakaian dan seruling giok di genggaman tangannya. Dia adalah Bai Song Hao— sang ketua Biro Musik, juga seorang Dewa Pedang Suara. Setelah menampakkan diri, aura tekanan yang dibawa Bai Song Hao perlahan menghilang. Zhang Ruling langsung menghela napas lega. Tatapan matanya beralih menatap sosok Bai Song Hao yang berdiri memunggunginya.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
Ksatria Pengembara Season 1

Ksatria Pengembara Season 1

ucap Gusti prabu Blambang Sewu lagi. “Silahkan gusti prabu” ucap Bintang seraya mengangkat tangan kananya mempersilahkan Gusti prabu Blambang Sewu menyerangnya terlebih dahulu. Serrrr !! Tanpa banyak bicara, sosok Gusti prabu Blambang Sewu melesat cepat kearah Bintang melancarkan serangan aji braja geninya yang dahsyat.
9.9398.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.4K kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Novel Terbaru saya LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
Jagat Bumilangit
saya adalah fans berat KP dari awal. itulah resikonya kalau mengembara ke negeri2 luar apalagi di zaman persilatan wanitanya cantik2 menggoda syahwat sayapun mgkn akan seperti Bintang kalau saya sendiri yg jadi pendekarnya... Smoga nanti Bintang mengalami mati suri biar diperlihatkan siksa neraka...
Baca Semua Ulasan
Si Bungsu Shintya

Si Bungsu Shintya

Saat di depan kelas, Shintya di kagetkan seorang anak perempuan yang memiliki keperawakkan menarik, tinggi, putih, dan satu kata yang menyempurnakannya, cantik. "Hai,, " sapanya "Iya, hai,," "Kenalin, Deslich Mangganta Pratama." ujarnya sambil mengulurkan tangan. "Aku Shintya Ananda." membalas uluran tangan anak perempuan itu. Mereka pun saling tersenyum. 'Udah cantik, baik, ramah lagi.' ucap Shintya dalam hati. "Tadi aku udah telat loh. Astaga, aku di hukum jadinya. Bunda sih, kelamaan banget ngantarnya." ujar Deslich, memulai percakapan.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai prabu siliwangi kian santang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status