RANJANG BERDARAH
Ruangan luas dengan suasana yang berbeda dari lab kebanyakan itu menampakkan banyak sekali hasil eksperimen manusia yang diawetkan, potongan tubuh yang bertebaran, dan darah-darah segar yang dimasukan dalam toples-toples, lalu dibekukan.
"Rumah Pak Bahar. Nyai akan mengunjunginya malam ini. Besoknya kita bisa membereskan mayat orang ini, terserah mau Dokter apakan nanti."
Niar tertegun di hadapan sosok lelaki bertato dengan tubuh kurus yang hanya bisa berontak dalam ketidakberdayaannya.
"Kalian dapat makhluk menjijikan seperti ini dari mana?"
"Dia begal yang sudah lama meresahkan warga." Senyum miring tersungging dia di bibir yang dipoles gincu berwarna merah terang itu.
인기 회차