Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku seorang Mata-Mata

Suamiku seorang Mata-Mata

Tangannya mencari nadi sang pria. Suara tangis terdengar dari balik tirai, seorang wanita berusia sama dengan pasien, dan satu orang laki-laki berusia dua puluhan. Mereka bertiga sama-sama berkulit putih. “Warga Selandia Baru, Oliver, 34 tahun. Mengalami batuk darah saat hendak berenang di hotel dan segera dilarikan kesini. Setidaknya sudah 20 menit yang lalu sejak batuk darah pertama terjadi.”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
Game Begin

Game Begin

Katanya lemah yang setelah itu mengeluarkan batuk yang berdarah berwarna hitam. (Sial, petugas itu menembakkan virus buatan kita. Aku tidak tau bagaimana jadinya karena Fahamal bukan orang yang terinfeksi Virus R-77.) Dia dengan tangan bergetar memberikan buku yang sebelumnya aku lempar kearahnya itu, bersamaan dengan sebuah kertas kecil. "Lar--i, ak-- ber-ubah," katanya dengan terbata-bata sambil menahan sakit di dalam badannya.
106.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

Gordon ambruk, batuk darah. Mulut berbusa, tubuhnya kejang-kejang saat pelayan bergegas membawanya pergi dengan tandu. “.......” Suasana gembira seketika mendingin. Para pengikut yang bersorak terdiam, dan Claude merasakan antusiasmenya membeku. Memecah keheningan canggung, suara Kael terdengar lantang. “Apa? Apa masalahnya? Belum pernah lihat orang batuk darah dan pingsan sebelumnya?”
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

Kukembalikan Seserahan Calon Suamiku

POV Dirga "Kamu hanya batuk dan flu Dirga!" Untuk ke sekian kalinya, Ibu tak mau menerima kenyataan bahwa sakitku ini merupakan gejala yang nyata dari virus yang kian giat bekerja. Beberapa kali aku melihat merahnya darah, dalam dahak yang kukeluarkan, membuat aku meyakini kalau pertahanan diri kian lemah. Hati ini kian menyerah, menyadari bahwa tubuhku kian tak berdaya.
86.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

MOKONDO Lepas, Bangsawan Triliuner Kudapat

Ali. Kepala Tachi mengangguk, namun kemudian ia menggeleng dengan cepat, "Mommy sudah sering batuk darah di kamar mandi, tapi belum pernah pingsan seperti ini. Apakah Mommy Tachi sakit parah? Om Dokter butuh darah untuk Mommy? Pakai darah Tachi saja... darah Tachi banyak!" Dokter Ali tersenyum semakin hangat. Tangan besarnya bergerak mengusap puncak kepala Tachi, yang entah bagaimana, dirinya seperti melihat cermin masa kecilnya sendiri dalam diri Tachi.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Kahar pun menoleh dan melihat Abista yang terbatuk parah sambil menutup mulut. “Kak, kamu sakit apa? Kenapa kamu batuk begitu parah .... Kak Abista!” Baru saja Kahar berjalan ke hadapan Abista dan hendak menepuk-nepuk punggungnya, Abista malah tiba-tiba batuk darah. Melihat tangan Abista yang penuh darah, Kahar pun terkejut dan buru-buru berseru, “Kak Abista, kamu kenapa! Cepat panggil tabib! Cepat panggil tabib!”
9.3257.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.0K kali sebagai prank batuk darah
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Baca Semua Ulasan
Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Tangan Dewa Davien: Sang Pewaris Takhta Terlarang

Suasana ruangan terasa semakin dingin saat Reina melanjutkan ceritanya. "Setiap kali suhu udara mendingin atau saat tubuhku terlalu panas karena kelelahan, aku akan batuk darah tanpa henti. Awalnya hanya sedikit merah, tapi lama-kelamaan darah itu menjadi semakin hitam. Dan rasa sakitnya seperti ribuan jarum panas sedang menusuk tepat di ulu hatiku." Davien mendengarkan dengan seksama, ekspresinya semakin serius. Ia menarik tangannya dari tubuh Reina dan menghela napas panjang.
1016.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 580 kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
TARO

TARO

aku mulai bertanya. “Kemarin. Kemarin saya batuk dan tiba-tiba mengeluarkan darah. Awalnya hanya batuk, saya pikir hanya batuk biasa dan tidak terlalu saya pedulikan. Yah, meskipun waktu itu sudah sempat ke dokter. Tapi, dokternya sedang tutup makan siang.” Dia curhat, heh? “Kemarin tiba-tiba ada darahnya. Bisa tahu saya kenapa, Dokter Lana?” Nada suaranya seperti ditekan dikala ia mengucapkan namaku. Jujur ini membuatku merasa tidak nyaman. Tatapan matanya juga terlalu menohok. “Ada keluhan lain? Seperti berat badan yang turun? atau berkeringat di malam hari tanpa sebab?”
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
Pewaris Darah Cemani

Pewaris Darah Cemani

Mbah Tarjo terbatuk, tersengal, terus menerus dan tanpa jeda, membuat ia lemah menahan pingkal demi pingkal akan batuknya yang mengundang sakit pada bagian perut dan juga dada. Berhasil menuntas kan batuk beruntun yang menyerang dirinya, Mbah Tarjo memindahkan telapak tangan yang sebelumnya ia gunakan untuk menutup mulutnya, menahan batuk yang memuncratkan air liurnya ke mana-mana. Betapa Mbah Tarjo terkejut bukan main, mendapati telapak tangannya saat ini sudah penuh dengan cairan merah yang keluar dari mulutnya, darah segar yang keluar begitu saja.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
Suami Bayaranku Ternyata Big Boss

Suami Bayaranku Ternyata Big Boss

Kita Tidak Bisa Menunggu Lama Lagi Dan Theo kembali terbatuk dan kali ini darahnya keluar lebih banyak. Sensasi terbakar menyiksa dadanya, bahkan jantungnya pun berpacu cepat hingga membuatnya gemetaran. “Dan Theo, kau bisa mendengarku?!” Velos berkata buncah. Dia beralih pada Dokter yang berada di sebelah Dan Theo seraya berkata tegas. “Lakukan sesuatu! Kau tidak lihat dia muntah darah?!”
1078.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai prank batuk darah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status