Pewaris Darah Cemani
Mbah Tarjo terbatuk, tersengal, terus menerus dan tanpa jeda, membuat ia lemah menahan pingkal demi pingkal akan batuknya yang mengundang sakit pada bagian perut dan juga dada.
Berhasil menuntas kan batuk beruntun yang menyerang dirinya, Mbah Tarjo memindahkan telapak tangan yang sebelumnya ia gunakan untuk menutup mulutnya, menahan batuk yang memuncratkan air liurnya ke mana-mana.
Betapa Mbah Tarjo terkejut bukan main, mendapati telapak tangannya saat ini sudah penuh dengan cairan merah yang keluar dari mulutnya, darah segar yang keluar begitu saja.
Bab Populer