Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Naira menatap Lira dengan tatapan tegas—seolah tahu waktu mereka hampir habis. “Cepatlah, Lira. Dunia sedang menunggu kalimat pertamamu.” Lira menggenggam pena cahaya yang muncul di udara, lalu menatap halaman emas di tangannya. Tangan kecilnya bergetar, tapi matanya tak lagi ragu. Dengan napas tertahan, ia menulis satu kalimat pertama yang keluar dari hatinya: “Tidak ada gerbang yang benar-benar tertutup bagi jiwa yang ingin pulang.”
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

So look me in the eyes, tell me what you see Perfect paradise, tearing at the seams I wish I could escape,I don't wanna fake it Wish I could erase it, make your heart believe But I'm a bad liar, bad liar Now you know Now you know That I'm a bad liar, bad liar Now you know, you're free to go Bad Liar (Imagine Dragon) *** Jihoon memandangi tumpukan daun yang mengering di hadapannya. Guguran daun di taman tengah kota itu mengingatkannya pada Seoul.
1010.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Wanita Tawanan 1 Juta Dolar

Wanita Tawanan 1 Juta Dolar

"Akhirnya, rencanaku kali ini pasti akan berhasil! Tuan Luther, tunggu saja!" Semua berjalan seperti biasa. Mereka makan pagi bersama dalam keheningan. Lilian tak hentinya mengulum senyum. Pikirannya sudah berkelana dipenuhi oleh imajinasi indah, jika rencana yang dia susun berhasil. 'Apakah pelayan itu berhasil melakukannya?' batinnya. Di sisi lain, Lola saat itu makan dengan perlahan. Entah mengapa di dalam hatinya pun timbul keraguan. Dia larut dalam pikirannya sendiri. Dia pun membatin.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 278 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Pesona Pelayanku

Pesona Pelayanku

Satu teman pelayan menyikut lengannya karena Liana tidak mendengar panggilan itu. “Sepertinya Tuan sudah pulang, dia memanggil kamu.” “Oh ya?” Liana terkesiap dan spontan berdiri. Liana memakai alas kakinya yang tipis lalu berjalan cepat mencari asal suara yang baru saja teriakannya terdengar lagi. “I-iya, Tuan.” Liana menyahut sambil tergopoh-gopoh dengan langkahnya. Sampai di lantai tengah, Liana celingukan karena tidak melihat keberadaan Frans.
1036.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

🎶 Pandangan mereka bertemu lalu Andaru mengangguk untuk meyakinkan, perlahan Linar menarik napas, dan ikut bernyanyi. "Mungkin kau bukan cinta sejati di hidupku Jika cinta dia, jujurlah padaku "🎶
8.727.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 653 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Mas Ganteng

Mas Ganteng

“Prett! Pokoknya cepat balik lo. Gue sama anak-anak di sini cuma pengan memastikan kalau lo belum sampai ketangkap.” “Tenang aja, gue akan selalu hati-hati, kawan. Setengah jam lagi gue balik ke markas.” Usai mengakhiri pecakapan di telepon, sebuah lagu milik Lasse Lindh berjudul Hush kembali mengalun di earphone. Lagu tersebut adalah kenangan romantisnya bersama Gerta saat di toko lampu hias tempo hari. Diambah ada beberapa bait lirik yang membuat hatinya seperti mewakili perasaannya kepada Gerta.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Dinikahi Setelah Malam Pertama

Dinikahi Setelah Malam Pertama

Dengan suara lirihnya, dia memberikan pesan suara dan sebuah alamat penting kepada lelaki itu, "Lion! Kamu ke mana saja, ha? Aku dari tadi mencarimu! Kau harus tahu sesuatu! Aku-" *************************************************** "Lusi! Bisa minta tolong?!" "Apa?!" "Ada orang yang mengirimiku pesan! Kau harus membacakannya untukku!" jawabnya dengan nada ketus. Lusi menengok handphone Lion yang berada di balik kemejanya. Dengan hati-hati, dia mengambilnya. Detik selanjutnya, Lusi bertanya, "Password-nya apa?" "Oh, soal itu! Lima-tujuh-sembilan-kosong!"
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Meski pekerjaan itu melelahkan dan berat, tapi ia akan berusaha tabah demi bisa mengirim uang bulanan untuk meringankan beban punggung Ibu membiayai sekolah Lala dan pesangon kuliah Caca. Ponselnya tiba-tiba bergetar. Tangannya reflek mengambil bendak kotak tipis itu dari kantong celana. Ia usap layar membaca pesan W******p yang baru masuk satu detik lalu. 'Fir, kau di mana? Kenapa kasir pagi diganti malam?' tanya Aldi.
105.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Godaan Liar Sang Pengasuh

Godaan Liar Sang Pengasuh

Lukas meminta nomor ponsel Abel tetapi Abel mengatakan ponselnya tertinggal, dia berbohong. "Kalau begitu aku save dulu nomor kamu, nanti kamu bisa membalasnya," kata Lukas tetapi Abel lupa dengan nomornya sebab dia memiliki nomor baru jadi lupa. "Bagaimana jika Tuan saja yang memberikan nomor Tuan kepada Abel, nanti Abel yang chat Tuan deh," katanya dan Lukas pun setuju
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai promise lirik
Baca
+Pustaka
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Semua pria saling berpelukan sambil merengek, melodi yang dimainkan Lili adalah melodi ciptaan dewa Lou, alunan nada indah diberi nama Air Mata Keadilan, tentunya meninggalkan kisah mendalam setiap nada yang terdengar, Lili memadukan melodi dengan suara seruan, semua orang menumpahkan air mata. "Ada acara apa ya?" ucap Lan Shi melihat keramaian. "Sebaiknya aku periksa saja!" Lan Shi berjalan menuju penginapan, setelah berada di sana ia melihat sosok cantik bergaun indah memainkan sebuah kecapi, saat itu juga melodi berhenti, semua orang bertepuk tangan ketika acara pertunjukan selesai, namun semua pria memperlihatkan wajah mesum mereka dan langsung berlari untuk menangkap Lili.
9.5454.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.1K kali sebagai promise lirik
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status