Di Balik Senyum Istri
Mas Bagas mengerutkan dahinya, pertanda dia bingung tentang apa yang kukatakan.
“Coba aja bilang dari awal, Mas enggak perlu mencari kesenangan di luar sana. Kita ini selamanya akan menjadi dua manusia yang berbeda walaupun kita tinggal satu rumah, berbagi tempat tidur bersama, tapi hati dan pikiran kita tidak akan pernah sejalan,"
"Maafin aku, Kiran."
"Komunikasi dalam rumah tangga itu penting Mas, enggak peduli berapa puluh tahun kita bersam akan selalu ada alasan ketidakcocokan di antara kita."