Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Saram dikenal bukan karena banyak bicara, tapi karena satu antologi puisi berjudul Tanah yang Menolak Diam. Puisi-puisi dalam antologi itu bukan sekadar kata-kata: mereka menggugah lapisan realitas. Salah satunya, “Nyanyian Retakan Ketiga,” dibacakan secara tak sengaja di Balairung Batu saat musim kekeringan. Sesaat setelah bait keempat, tanah di bawah Tilangkar retak perlahan, mengalirkan air asin dari dalam bumi yang diyakini telah mati. Warga menyebutnya air kenang, karena baunya memancing ingatan orang-orang akan tempat yang tak pernah mereka kunjungi, tapi mereka rindukan.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
Awas, Bos Jatuh Cinta!

Awas, Bos Jatuh Cinta!

Dia jongkok di tanah dan tampak seolah-olah ia sedang menggali melalui kotoran? Sharon berjalan bingung cara dan mendengar ibunya membaca dua baris puisi, “Bunga yang tersenyum hari ini, besok akan mati, semua yang kita inginkan hari ini, menguji kita dan kemudian pergi ...”
9.3671.8K viewsCompletedAdded to Library 24.9K Times as puisi berantai kocak
Show Reviews (100)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Siluet Cinta Olive

Siluet Cinta Olive

Ia telah mengkoordinir sembilan orang teman sekelas anggota geng dekil untuk merayakan kelulusan mereka sebagai sukses bersama yang harus dirayakan dan jangan sampai terlupakan. “Malam Senyap Menyergap Kesepianku”, itu salah satu bunyi sub judul dalam laman blog ini. Berisi puisi seronok yang konten kalimatnya makin vulgar dari atas ke bawah. “Sayang, masuklah menyongsongku. Aku sangat kesepian dan merindukanmu. Desakanmu yang meronta, engkau sangat perkasa. Pelukanmu yang makin kuat, kusambut dengan goyangan dahsyat. Oh...aku sungguh menikmati keperkasaanmu, Sayang...,’’ ‘’Mana Di? Nggak ada nomor kontaknya? Kok isinya puisi semua?”Tanya Bayu.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 411 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

Mengisi air diember sambil terpejam, lomba bakiak, balap karung, dan juga menangkap ikan mampu mengundang gelak tawa para santriwati. Menjelang Zuhur, lomba puisi 'kan digelar. Raya sudah tak tampak berada di kerumunan. Setelah teman-temannya tampil ia memutuskan kembali ke kamar. Ia merasa pusing dan napasnya mulai sesak setelah banyak mengeluarkan tenaga.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

"Kau, tidak sabar ya? Tapi aku, suka dengan keterbukaanmu." Mereka tertawa ringan, seolah memiliki kode khusus yang hanya mereka yang mengerti. Percakapan mereka dipenuhi dengan rayuan-rayuan halus, seolah dua penyair yang saling membalas bait-bait puisi cinta. Kata-kata mereka adalah bunga-bunga kata yang mewakili perasaan yang mendalam. "Kamu tahu, Diana, kulihat senyummu dalam setiap celah ingatanku," kata Budi merayu.
1016.5K viewsCompletedAdded to Library 511 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Tidak lama kemudian, pak Ridwan, Dimas dan Isda datang membawa sayur dan kayu bakar. “Ibu, kakak, tadi aku melihat monyet berayun-ayun dari pohon satu ke pohon yang lain,” kata Isda sambil memperagakan gaya monyet. Mereka semua pun tertawa bahagia melihat tingkah Isda sambil duduk bersama. Lantunan puisi Raidi Tuhan... Betapa indahnya hari ini Hari di mana selalu ada canda tawa Yang tertoreh dalam kisah hari ini
2.6K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
Suamiku yang Perkasa

Suamiku yang Perkasa

Ini… Puisi ini… Bibir merah Debra sedikit terbuka, saat dia mengulang dengan lembut. “Di atas pohon tua yang dihiasi tanaman merambat kuno dan burung gagak malam yang terbang. Di bawah jembatan kecil di pondok terdekat, sebuah sungai mengalir. Itu tertulis di seluruh wajahnya yang cantik, sehingga dia begitu asyik dengan puisi ini! Tanaman merambat kuno, pohon tua, burung gagak, jembatan kecil, aliran sungai ... Semua itu adalah kosakata sederhana, tetapi memberikan konsepsi artistik yang mendalam jika digabungkan.
8.57.2M viewsCompletedAdded to Library 172.8K Times as puisi berantai kocak
Show Reviews (2480)
Read
+Library
Natalie
Kok bisa yang istri2 Darryl setiap melahirkan bukanlah anak biologis Darryl dan selalu anak dari orang lain. Darryl kena Karma setelah menghamili Monica dan kena Karma. Sekarang Lady Denise istri melahirkan anak hasil perzinaan dengan pelayan. Alih2 dapat hadiah istri Lord Kenny sbg permintaan maaf.
Raka Abqary
blm jg kelar 1 msalah muncul 5 mslah scra brsmaan..jdinya bingung mw di bwa kmna arah tjuan crtanya.jg daril sprtinya gk prnh fokus sma tjuannya,ap dia pelupa atau teledor?trllu asyik sma dunia sndri,shingga mudah lupa sma ap yg hrs dia lkukan sblmnya.crtanya jg trllu mmberatkn daril,gk ad hri tnang
Read All Reviews
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Raka membuka kotak, lalu memperlihatkan. Sebuah tumpukan kertas tempel dengan tulisan lucu, teka-teki absurd, dan potongan gambar konyol dari foto mereka berdua. “HAHAHAHA… Mas !” Anaya tertawa terbahak-bahak. “Ini… ini apa sih? Konyol banget!” Raka menatapnya bangga. “Ini namanya strategi tertawa bersama. Kalau kita ketawa, stress hilang, hati makin dekat. Itu hukum alam, Saset!”
101.2K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
Legenda Pendekar Biru

Legenda Pendekar Biru

“Di-dinda mengerti, ka-kanda! Ah! Lebih cepat! Emmm, ti-tidak, aaah. Cepat kanda, ah!” Anantari meracau tidak karuan, membuat Lintang semakin bersemangat. Energi Lintang dan Anantari bercampur menjadi satu, membentuk pusaran raksasa di atas langit dunia tempat mereka bertarung. Semakin lama, pusaran tersebut terus membesar seiring jeritan lirih Anantari yang semakin intens terdengar.
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 613 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

"Lagian, puisi lo tadi sebenernya kreatif lho. 'Dividen cinta cair tiap hari'? Itu quote ter-gombal yang pernah gue denger." Rangga akhirnya tersenyum. Senyum aslinya. Senyum lebar yang memperlihatkan gigi gingsulnya. "Yaudah," kata Rangga. "Kalau gitu, besok aku bikin puisi lagi. Judulnya: Analisis SWOT Hubungan Kita." "JANGAN!" Berlin tertawa lagi, memeluk Rangga. "Cukup. Balik jadi Rangga yang biasa aja. Yang pake kaos kutang dan sarungan. Gue lebih suka itu."
10835 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as puisi berantai kocak
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status