Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 180 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sambil melipat tangan di depan dada, dia berkata dengan tersenyum kejam, "Hah! Wanita murahan ini pasti mengira dirinya bisa merebut harta keluarga suamiku hanya karena mengandung anak haram suamiku, 'kan?" "Anak itu mati karena Tuhan bahkan nggak mengizinkan hal itu terjadi! Kamu pantas menerimanya!" Aku menggigit bibirku dengan keras, berusaha agar tidak pingsan. Kemudian terdengar suara langkah kaki yang terburu-baru dari pintu masuk hotel. Suara itu makin dekat, lalu terdengar suara orang yang sangat kukenal, "Kiara!"
8.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

Parman: "Puisi adalah cara yang indah untuk mengungkapkan apa yang sulit diucapkan, Bu Sania." Mereka terus berkomunikasi dengan kode-kode kecil ini, mengungkapkan perasaan mereka dengan cara yang penuh misteri. Walaupun keduanya belum siap untuk mengakui perasaan mereka secara langsung, kedekatan ini menjadi semacam penghiburan dalam kehidupan yang jauh dari kampung halaman mereka. Mereka tahu, suatu hari, rahasia ini akan terungkap, dan mungkin, cinta mereka akan mengikuti jejak kode-kode mereka - penuh keindahan dan misteri.
1042.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Dia tanpa pikiran yang membuat kita berpikiran. Dia adalah kita dan kita adalah dia. Namun, dia tak pernah mengakuinya." Puisi sederhana itu, selalu bisa membuat Andi merasa pusing. Selain bahasanya yang penuh misteri, penulisnya juga membuat Andi sangat penasaran. Karena setahunya, ayahnya sangat jarang menulis puisi dan tidak pernah terlihat menulis puisi seperti itu. Karena ayahnya dulu, lebih sering menulis artikel dan novel. Bahasa yang digunakan ayahnya juga biasanya lugas, keras dan pedas. Berbeda dengan bahasa penuh misteri dalam puisi itu.
9.93.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
Ellipsis

Ellipsis

Selig, wer sich vor der Welt Ohne Hass verschliesst, Einen Freund am Busen hält Und mit dem geniesst, Was, von Menschen nicht gewusst Oder nicht bedacht, Durch das Labyrinth der Brust Wandelt in der Nacht. Damai. Itulah kesan pertama yang kudapatkan usai membaca salah satu puisi penyair besar dari Jerman tersebut. Aku memang sangat menyukai setiap puisi yang Goethe tulis. Benar-benar terasa hidup dan realis. Dan puisi yang baru saja selesai kubaca itu, seolah menggambarkan kemalangan hidup yang sedang kualami saat ini.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Tutur dosen itu penuh bijak. “Saya cuman mau kalian berdua menulis esai tentang penduduk pesisir pantai. Buat tema semenarik mungkin, dan muat hal-hal yang berkaitan dengan kebudayaan khas mereka, yang berbeda dari penduduk pesisir daerah lain,” jelas dosen itu panjang lebar. Amaz dan Binar tampak bingung. “Kenapa harus kita, bu?” tanya keduanya kompak.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
Rasa Dari Keremajaan

Rasa Dari Keremajaan

Bukan plakat akrilik. Melainkan setangkai bunga mawar buatan tangan yang terbuat dari kertas daur ulang proposal-proposal OSIS yang pernah dia coret-coret dan tolak dulu. Mawar itu dicat hitam dan emas—warna kebesaran OSIS. Unik. Aneh. Dan penuh makna. Dan di samping mawar itu, sebuah buku kecil bersampul kulit bertuliskan: "Skenario Masa Depan: Jilid 1".
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
Miss Antagonist

Miss Antagonist

“Iya. Aku di linguistik, bukan penjurusan literaturnya.” Dya belajar multikulturalisme, ilmu yang memaparkan tentang betapa uniknya perbedaan budaya, kebiasaan juga pola pikir manusia. Dia juga menganalisis tentang stereotyping dan kenyataannya. Dya diharuskan banyak melahap buku, menonton film, menulis puisi, membuat karya hingga pementasan. “Kapan-kapan gue mau baca puisi buatan lo.”
9.834.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 765 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Baca Semua Ulasan
Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Sekali Putri Jahat Pergi, Para Pria Akan Merana

Inilah puisi yang akan ia bacakan di depan semua peserta lomba. [Terbangun aku di negeri asing tanpa peta, Di mana napas beraroma racun dan prasangka. Kulihat sepasang mata sehitam jelaga, Menatapku benci, sekaligus merengkuhku dari putus asa. Kau adalah rahasia yang dibawa angin senja, Lekas berubah arah, namun meninggalkan rindu yang begitu nyata....]
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

GADISKU BERAROMA DUPA - Ida Ayu Ambarukmi Ichsan Agung Prasetya ________________ Setelah membaca, mencoba merenung untuk meresapi maknanya. Menurutku puisi tersebut bercerita tentang kisah cinta gadis Hindu dan seorang pemuda muslim. Mereka berdua saling mencintai. Akan tetapi, karena suatu hal, pada akhirnya tak bisa bersama. Si pemuda menyangka jika ada campur tangan mantra di dalamnya, sehingga si Gadis kemudian memilih mengakhiri hubungan mereka.
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai puisi keberagaman budaya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status