Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SELIR HATI

SELIR HATI

"Nyonya, ini kesempatan menunjukkan bahwa Anda punya nilai lebih, selain sekadar wajah baru." Akhirnya, Gita memilih membaca puisi yang pernah ia tulis sejak tinggal di desa. Sederhana, tapi tulus dari hati. Saat gilirannya tiba, ia melangkah ke depan. Suaranya lembut, tidak lantang, tapi setiap kata yang terucap membawa keheningan ke seluruh aula. "...dari tanah yang sederhana, aku melangkah ke tempat asing ini, bukan untuk merebut, tapi untuk bertahan. Jika hidup adalah ujian, biarkan hatiku menjadi jawabannya."
103.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 74 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Sekalipun Kembali, Hatiku Tetap Pergi

Aku pergi menonton konser penyanyi favoritku sendirian. Saat sesi permintaan lagu, aku sangat gembira, berdoa semoga aku menjadi penonton yang beruntung. Namun detik berikutnya, suamiku yang sedang dalam perjalanan bisnis muncul di layar lebar dan di sebelahnya adalah cinta pertamanya, Desi Maulanda. “Aku ingin meminta lagu ‘Kembali ke Masa Lalu’, kembali ke tiga tahun lalu, Martin Sutanto tidak akan pernah putus dengan Desi.”
6.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 235 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
Wanita Masa Depan CEO Muda

Wanita Masa Depan CEO Muda

Hati terbisu, merindu yang tiada Rindu itu bagai bunga yang layu Di taman hati yang sepi dan sunyi Kucoba menyusun kata-kata indah Namun tetap saja, rindu tak terucap Seiring waktu berlalu tanpa henti Kerinduan ini semakin terukir dalam jiwa Oh, ribuan pagi yang menyelinap Seperti embun pagi yang merindu matahari (Puisi karya Swonos) Seusai menuliskannya Zahira pun tergugu, ia tidak tahan ingin bertemu dan memeluk Hasan, ia sangat merindukannya. Tapi ia juga tak ingin merengek pada suaminya untuk segera pulang, ia tidak mau menghalangi Hasan mengejar cita-citanya. Ia tidak mau tangisannya kelak akan memberatkan langkah suaminya di medan perang. Bagaimana pun ia ingin menjadi istri yang baik
105.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 178 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Guru: "Sastra bukan sekedar untaian kata. Ia adalah cermin jiwa dan perjalanan zaman. Nah, siapa di antara kalian yang dapat menjelaskan makna bait pertama ini?" Seisi kelas diam, hingga Raka mengangkat tangan dan mulai berbicara dengan lancar. Raka: "Puisi ini bukan sekedar mengisahkan keberanian, tapi juga pengorbanan. Seorang pemimpin sejati bukan hanya menggenggam pedang, tapi juga berpikir jauh ke depan. Seperti pepatah, 'Mata pena lebih tajam dari mata pedang.'"
1012.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 385 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 79 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

SENTUHAN SEMALAM DENGAN ADIK MANTAN

Ucap Arina yang hanya bisa cengengesan. “Ada 1000 miliar puisi. Kamu bisa menggabungkan empat bait yang mana saja untuk membuat 1000 triliun puisi yang kamu mau.” Ucap Arka. “Hah? Haha!” Respon Arina. “Itu 10 pangkat 14 dan itu sangat unik. Itu sama sekali tidak jelek atau lusuh. Itu sangat istimewa! Sama sepertimu yang istimewa!” Ucap Arka.
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 40 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

“Sudah sering hamba mendengar kegagahan tuan bertindak. Betapa tinggi ilmu dan pemahaman. Lurus kata seiring perbuatan. Bermacam puji menghias nama. Kini bertemu langsung sosok dalam cerita, hati ini tiada kecewa.” Mendengar tutur bahasa bhiksu Aji Satya, Sukma Harum menjadi sungkan sendiri. Gaya bahasa ini adalah gaya lama yang meskipun masih banyak digunakan, tetapi memerlukan pengetahuan dan kebiasaan tersendiri untuk dapat mengucapkannya dengan luwes. Tetapi ia hanya tersenyum dan merendahkan pandangan. Lalu berkata, “Apa pula arti puja dan puji jika ternyata semua hanya kefanaan? Cerita hanya ujar kekosongan yang hamba sendiri tidak dapat percaya mendengarnya. Harap bhiksu yang agung me
101.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 55 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
Kebangkitan Sang Pewaris Tunggal

Kebangkitan Sang Pewaris Tunggal

"Wow, kau benar-benar siap ya! Apa yang membuatmu ikut audisi 'Be The One'?" Alex menarik napas dalam. "Sejujurnya, aku selalu bermimpi untuk menjadi ahli survival. 'Be The One' memberiku kesempatan untuk membuktikan diri. Plus, dengan hadiah 10 juta untuk semua peserta, aku bisa membeli peralatan survival yang lebih canggih!" Lily mengangguk penuh semangat. "Itulah yang membuat 'Be The One' istimewa! Semua orang punya kesempatan untuk meraih mimpinya sambil menguji kemampuan bertahan hidup mereka!"
1037.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 865 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
Kubawa Benihmu Saat Kau Menalakku

Kubawa Benihmu Saat Kau Menalakku

Kelebatan peristiwa siang tadi berputar di kepalanya. Kenapa aku bisa sebodoh ini, melampiaskan nafsu di tempat peraduannya dengan Icha, satu-satunya perempuan yang menganggap diriku telah berubah? Rutuk Herlan dalam hati. Icha gadis istimewa, meski bukan dari keluarga kaya. Semua orang tahu bahwa Icha adalah anak cerdas dan ramah. Sayang, karena kondisi keuangan yang serba kekurangan, Icha hanya bisa menyelesaikan pendidikan sampai lulus sekolah menengah atas. Icha menyelesaikan diploma tiga jurusan akuntansi karena bantuan salah seorang kerabat ibunya di Jogja.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Read
+Library
KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

KARMA : Balasan untuk Keluarga Tak Tahu Diri

menahan nyala cinta sedang kau berkata kau hanya mampir sebentar saja Kita juga pernah menebak kata-kata terakhir yang akan kita ucapkan sebelum malam benar-benar begitu dingin dan kau pamit berlalu seperti angin Tapi kita membisu tak sepatah rindu terucap tak juga ucapan selamat malam hinggap di rekah bibirmu yang lembap Hingga masing-masing kita pergi dan yang tersisa hanya bayanganmu yang terus saja menancap dalam ingat tepat di selasar harap yang senantiasa kudekap (Puisi By : Ikhlas El Qasr) TAMAT.
1045.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang puisi tema bhineka tunggal ika
Ipakita ang mga Review (8)
Read
+Library
Nur Inayah
ceritanya bagus,aku suka tokohnya yg menampilkan perempuan yg kuat,cerdas dan tidak mudah tumbang meski awalnya didera banyak cobaan,perempuan harusnya memang seperti itu,biar tidak gampang ditindas,dianggap makhluk lemah yg g bisa apa2 dan dianggap remeh,good job,Amira
Bahagia53114202
novelnya keren. tapi, ini babnya nggak sampe kek sinetron Tersanjung, kan? takut kepanjangan dan gak tamat2 malah ujungnya mbulettt kek benang ruwet. apalagi sampe bab 200 lebihhh. haduh, bisa puyeng liatnya. ...
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status