Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Istri yang Kau Khianati

Istri yang Kau Khianati

Jujur dia belum terbiasa, masih setengah malu. Berbeda dengan Rendi yang acuh saja meskipun tidak ada selimut yang melengkapinya. Dia tentu saja percaya diri karena baginya semua yang ada dalam dirinya tidak ada yang tidak sempurna. Pujian untuk diri sendiri tidak masalah kan? "Nanti saja. Aku masih ingin ronde selanjutnya," goda Rendi. Lirikan matanya mengarah pada Frani. Seperti biasa, wanita itu pasti akan malu jika dirinya sengaja berkata begitu.
1013.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 541 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Abang Ipar

Pov Jibran *** Sekarang aku bagaikan gumpalan debu. Seolah hanya dirinya yang mampu merangkai kembali ragaku. Aku menjadi begitu rapuh Tanpanya, hatiku tak lagi utuh. *** "Sadaqallahul 'Adzim ...."
8.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 283 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
Suamiku Tidak Tahu Aku Banyak Harta
Ler
+Biblioteca
Saat Janji Tinggal Janji, Aku Pilih Tuk Pergi

Saat Janji Tinggal Janji, Aku Pilih Tuk Pergi

Setelah mengetahui Nathan Sanjaya berselingkuh, aku memberinya tiga kesempatan. Kesempatan pertama, aku mengeluarkan surat cinta yang pernah dia berikan kepadaku saat kami berusia delapan belas tahun. Saat itu, Nathan masih begitu polos. Tangannya bahkan gemetar ketika menyodorkan surat itu kepadaku. Dia menerima kembali surat cinta itu dengan wajah penuh penyesalan. Lalu, tepat di depan mataku, dia menghapus kontak Whatsapp Bianca Haris. Kesempatan kedua, aku membuka video pernikahan kami yang tersimpan di galeri ponsel. Di dalam rekaman itu, Nathan yang telah meraih kesuksesan dan berada di puncak kariernya datang menjemputku untuk menikah. Dia menatap video itu dalam diam untuk waktu yang
321 visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 12 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
PURA PURA JADIAN

PURA PURA JADIAN

Dia mulai membaca dengan ekspresi yang penuh penghayatan, seperti sedang membacakan puisi di depan juri lomba puisi tingkat internasional. "Untukmu, yang selalu ada di pikiranku, Yang membuat hari-hariku penuh tawa, Tak perlu kata-kata manis berlebihan, Karena senyummu sudah cukup." Aku hampir tertawa keras, tapi aku menahannya. Aku merasa agak canggung, tetapi kemudian melihat ke mata Reyhan yang penuh perhatian, dan aku pun langsung merasa tersentuh. Benar juga, hubungan kami mungkin tidak seperti film romantis Hollywood, tetapi ada keindahan dalam cara Reyhan menunjukkan perasaannya—dengan cara yang benar-benar Reyhan banget.
1.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 22 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
Satu Malam dengan Raja Naga

Satu Malam dengan Raja Naga

Dan bagi semua yang tinggal di tempat ini, tidak ada yang wajib tetap sama. --- Dari ketinggian langit, cahaya dari simbol ketiga—Kejujuran—mulai menyatu dengan sesuatu yang tak berbentuk. Bukan karena kalah. Tapi karena sadar… menjadi jujur tidak cukup jika tak ada ruang untuk suara yang belum sempat bicara. Dan dunia mulai menjawab dirinya sendiri. Bukan lewat pemimpin. Bukan lewat kekuatan.
101.9K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 58 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
Kehormatan Yang Terenggut

Kehormatan Yang Terenggut

Ia sudah lelah dengan suaminya yang telah mengkhianatinya. Penghasilannya memang tidak seberapa, tapi sudah cukup untuk makan sehari-hari. Di tambah lagi gaji dari Wildan masih utuh belum di sentuhnya. Ia gunakan untuk berjaga-jaga. Sedangkan atm dari Ariel masih di simpan dengan rapi. Ia juga belum menggunakannya sama sekali. Ada hati yang masih terluka, ia terluka karena peristiwa itu. Mata tidak mungkin bisa berbohong. Kejadian langsung yang terjadi di depan mata sangat menyakiti hatinya. "Pesan dua gado-gadonya, satu sedengan saja pedasnya, satunya pedas," kata pelanggan Aisyah.
1014.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 485 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
Cinta CEO dalam Jebakan

Cinta CEO dalam Jebakan

“Permainan apa?” “Kejujuran. Di sini, kau dan aku tidak boleh berbohong. Tidak ada yang boleh menutupi hati dan pikiran masing-masing. Yang kalah akan mendapat serangan kecupan yang ganas,” terang Max sambil menyelipkan gurauan. “Bagaimana?”
10111.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 4.0K Vezes como puisi kejujuran
Show Reviews (21)
Ler
+Biblioteca
Pixie
Setelah ini, akan ada beberapa bonus cerita tentang kerempongan Max Gaby sebagai orang tua. Lalu, Pixie bakal diskusi dengan editor apakah cerita ini layak untuk dilanjutkan ke season 2. Jika disetujui, Pixie bakal menceritakan tentang CEO baru dan sekretarisnya.
aainza931
i love max and Gabriella,, terimakasih untuk penulis yg telah menuliskan kisah sebagus ini,, bnyak pesan di dalamnya,, tentang kekuatan, kesabaran, kebersamaan, dan ketulusan. sy berharap suatu saat kisah ini dapat diangkat menjadi film yg sukses,, semangat terus untuk sang penulis yh...
Read All Reviews
Desember Ke-30

Desember Ke-30

Namun, saat jemariku meraba bekas luka samar di balik helaian rambutku di dekat telinga, aku sadar bahwa kejujuran adalah harga mati untuk sebuah karya yang tulus. Aku tersenyum kecil, menatap lurus ke arah para pembaca yang duduk di barisan depan. "Hidup ini tidak selalu berjalan sesuai dengan draf cerita yang sudah kita susun rapi di kepala. Kadang-kadang, semesta sengaja mempertemukan kita dengan seseorang bukan untuk menjadi akhir cerita yang bahagia di pelaminan, but to teach us how to let go gracefully." Beberapa penonton di barisan depan tampak mengangguk-angguk pelan, sementara yang lain terlihat meresapi kalimat tersebut dengan mata berkaca-kaca.
104.0K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 80 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
Penyamaran CEO Tanaka

Penyamaran CEO Tanaka

“Dan mungkin… dunia yang benar-benar penting kini sudah mulai menjauh dariku.” “Setiap penyamaran memiliki batas. Dan ketika kebenaran akhirnya keluar lewat bibir orang lain, bukan lewat kejujuran kita sendiri — itu bukan sekadar kebohongan, tapi pengkhianatan terhadap hati yang mempercayai kita.” Hari itu, untuk pertama kalinya sejak turun ke lapangan, Adrian Tanaka benar-benar merasa kalah — bukan oleh pesaing bisnis, tapi oleh kejujuran yang datang terlambat.
1.1K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 41 Vezes como puisi kejujuran
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status