Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

Dari Patah Hati Menjadi Tak Tersentuh

“Baik. Aku akan datang. Aku sudah tak sabar mau menyingkirkanmu. Kamu jahat dan licik. Siapa pula yang bisa mencintai orang sepertimu?” Dan dengan itu, dia menerobos keluar dan menyeret putri yang berpura-pura hancur di belakangnya. Aku tidak bergerak atau berbicara. Hanya bersandar di kursi seolah tidak ada yang baru saja terjadi. Selena berdiri di dekat aku dengan sedikit perasaan ragu. “Kalau kamu… sedih karena ini,” katanya dengan lembut. “Tidak perlu ditahan. Boleh saja merasa sedih. Meski dia berengsek.”
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
Patah Hati Jam 4 Pagi

Patah Hati Jam 4 Pagi

"Tolong... maafkan aku..." Aku menatap selongsong peluru itu dan teringat malam itu. Enam bulan hamil, aku menahan peluru untuknya dan kehilangan anak kami. Anakku yang hilang, rasa malu yang kualami, darah yang tumpah... bagaimana mungkin aku bisa memaafkan semuanya? Willi mengambil selongsong berlumuran darah itu dari tangan Arvian. "Aku akan menyimpannya untuk Elisa. Lagipula, ini adalah trofi yang nyaris dibayar dengan nyawanya."
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Entahlah, yang pasti saat ini hati Laila sedang hancur sekali. Sungguh rasanya kesal, marah, jengkel bercampur menjadi satu. Dan sayangnya, kelemahan Laila hanya bisa diam dan tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan untuk bertanya saja rasanya tidak mampu. Sungguh lemah sekali. Daripada Laila harus menyaksikan kebahagiaan mereka, lebih baik ia masuk ke kamar dan meninggalkan mereka yang sedang bercengkrama itu.
637 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Calon Kakak Ipar

Mulai ia sambung menjadi kalimat dan ia tata rapi menjadi bait-bait puisi patah hati. Hai Raja... Sudahlah pergi jangan terus menari di dalam otakku Aku tidak bisa menghilangkan kebiasaan kita bersama kala senja datang Sudahlah tolong pergi bawa senyumanmu lari jauh dari mataku Aku tak mampu menghapus getaran asmara yang pernah kita untai bersama Sudahlah bantu aku membakar kenangan saat pagi kau memelukku di teras kosan pinggir bengawan
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
105.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai puisi patah hati
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
Baca Semua Ulasan
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

Kau tinggalkan noda hitam Buah cinta kasih yang putih Inginku mati bila tak ingat dosa Ingin rasanya ku pulang ke rahim ibu Dan tak pernah terlahir lagi Lihatlah (lihatlah) terlanjur sesal Langkah diri karena janji Ibarat tangkai aku t'lah patah Ibarat gurun aku tandus Ibarat sungai aku kering Kini musnah harapanku Cinta terputus di tengah jalanan Kau tinggalkan noda hitam Buah cinta kasih yang putih Inginku mati bila tak ingat dosa Ingin rasanya ku pulang ke rahim ibu Dan tak pernah terlahir lagi
694 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku Tanpa rasa bersalah engkau bertahta Memenuhi semua hidupku
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.759.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
Barra's Mine

Barra's Mine

Terima Kasih dan Selamat Tinggal Patah Hati Itu Sakit "Patah hati. Cinta pertama yang berjalan tidak baik." Hanggara mulai menimbang kembali pernyataan Kian selaku tangan kanan paling setia menemaninya selama belasan tahun. Meskipun kini lelaki itu sudah nampak berusia dan mungkin sebentar lagi sudah pensiun, tetapi loyalitas tanpa batas membuat Hanggara tidak bisa melepaskan begitu saja pun dengan keadaan bahwa putra dari Kian kini sedang membuat hati putri kecilnya patah.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai puisi patah hati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status