Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

“Entah kenapa kau harus mengatakan hitam.” “Pelangi hitam.” “Maksudnya?” “Keberagaman warna dari semua yang kau sebutkan tadi memiliki warna dasar hitam yang tersembunyi.” “Memang bisa begitu?” “Semua warna memiliki warnanya sendiri di balik spektrum. Tak ada warna yang benar-benar terlihat seperti apa yang nampak di luar. Seperti aku dan dirimu, Bee... kita sama-sama hitam kelam dan menyakitkan. Namun hitamnya kita memiliki aura ketebalan berbeda. Dan jika disatukan, menjadi warna hitam yang baru...yang berbeda dari dua warna hitam sebelumnya. Itulah pelangi. Pelangi tak selalu memiliki warna indah yang terkumpul dan memencar. Selama warna itu adalah hasil satu kesatuan, maka bisa disebut p
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Terserahlah, asal bisa diajak kerja sama. “Hujan turun mewakili hati, tanpa angin gambarkan rasaku, howohooo. Namun, kini pelangi, datang menyinari, kitaaaa hooohooohooo. Merindukan hadirmu, ada di sini. Percayalah kasih, jarak dan waktu tak mampu menghapus. Janji setia menjaga hati.” Dia mengikuti suara biduan di atas panggung.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 676 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Sang Gula Kelapa di Langit Kahuripan

Semilir angin terasa sejuk mengusap keringat di tubuh dan menyegarkan semangat untuk terus menjalani kehidupan sebagai titah Sang Hyang widhi. Serangkum hembusan angin juga menggoyang-goyangkan dedaunan pohon tinggi dan pepohonan perdu yang terlihat banyak tumbuh di halaman, di kebun-kebun, di pinggir jalan, dan di pinggir sawah. Menambah kegelapan menyelimuti Kabuyutan Claket. Dalam kesibukan di tanah lapang di mana rakyat kabuyutan masih berduka seolah enggan berpisah dengan pemimpin dan seorang Buyut yang sangat mereka cintai, tiba-tiba tampak bayangan secepat kilat berwarna merah menjauhi tanah lapang.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

Di suatu senja, di musim yang lalu Ketika itu hujan rintik Terpukau aku menatap wajahmu Di remang cahaya sinar pelangi Lalu engkau tersenyum, ku menyesali diri Tak tahu apakah arti senyummu (Widuri – Bob Tutupoly)
10820.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.7K kali sebagai puisi tentang pelangi
Tampilkan Ulasan (334)
Baca
+Pustaka
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Baca Semua Ulasan
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

Rio pun tertawa dan meledek Manda bahwa mungkin itu jodoh , namun Manda pun membantah Rio, bahwa semua itu mungkin hanya kebetulan . setelah beberapa jam mereka pun sampai ke tempat tujuan , Manda pun akhirnya keluar mobil dan tersenyum lebar melihat pemandangan yang luar biasa . " wah bagus banget pemangdangan nya , udara nya mana sejuk banget masyallah " ucap Manda kesenengan .
4.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

lanjut Ali. Sri tak sabar menunggu hari libur tiba. Bayangan naik semua wahana di Dufan terbayang di depan mata. Ingin mencoba semuanya mulai dari Kora-Kora, Arum Jeram hingga Tornado. Pasti seru dan menantang adrenalin. 🌹🌹🌹🌹🌹
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
Badai Pun Belum Berlalu

Badai Pun Belum Berlalu

detik semakin mencekam pak hitam semakin menatap dengan tatapan yang penuh arti, keringat dingin mulai membasahi tangan ku, kenapa semakin sesak isi dada ini, suara pak hitam yang sangat wibawa membuyarkan degup jantungku, "ojo onok seng lungguh, wong gak ngerjakno tugas kok katene lungguh, pr mung limo ae ra kerjakne" (jangan ada yang duduk, kalian tidak mengerjakan tugas, tugas hanya lima soal saja kalian tidak mengerjakan). ucapnya pasti, kami segera menuju ke tempat duduk kami mengambil buku dan alat tulis kami, satu persatu dari kami segera mengambil posisi, tanpa duduk kami mengikuti pembelajaran matematika hari ini, dengan memaksa sedikit untuk berkonsentrasi aku mencoba tidak menghir
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
Autophile

Autophile

Di pelantaran senja nan anggun, angin membawa aromamu Begitu ku nikmati nyanyian-nyanyian ombak penuh suka Di tepian pantai nan penuh temaram ini, aku bersandar pada sajak-sajak yang membawaku untuk berkelana dalam picisan semu ini Sementara damaiku menikmati setiap alunan indah nan membawaku tuk menari nari bersama senja yang kupuja Sungguh menenangkan bukan? Ah, pasti akan lebih menyenangkan jika ada kamu di sini bukan hanya namamu yang dibawa angin pendar jingga pada senja seakan mengisahkan tentang kamu indah, namun tak untuk kumiliki ku biarkan senja mengirimkan sajak-sajak indahnya padamu semoga angin pun bersedia menerbangkan kisahku yang merindumu di sini di pelantaran senja yang ber
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
SEPERTI YANG KAU MINTA

SEPERTI YANG KAU MINTA

“Mungkin saat itu kau adalah pelangi dan aku adalah seorang bocah kecil yang baru pertama kali mengenal keindahanmu lalu mulai menyenangi warna-warnimu. Aku bermain di bawah keindahanya, lalu terbawa mimpi yang tak kunjung menemui penyembuhnya". __ @JunaJunanda Part 1 TERIMA KASIHKU, LEBIH DULU.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
Talak Setelah Fitnah

Talak Setelah Fitnah

@Andaru [Izinkan aku untuk menjadi pelangi untukmu, Setelah semua badai yang telah kau alami. Kamu mungkin tak selalu selalu bahagia bersamaku, Tapi aku bisa memastikan akan melakukan segalanya untuk membuatmu bahagia. Aku tahu begitu hebatnya badai itu memporak-porandakan hatimu, Namun percayalah cintaku setulus pelangi yang datang selepas badai pergi.
10114.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai puisi tentang pelangi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status