Filtrar por
Estado de actualización
TodoEn cursoCompletado
Ordenar por
TodoPopularRecomendaciónCalificacionesActualizado
Mati Satu Tumbuh Seribu

Mati Satu Tumbuh Seribu

Sambil melipat tangan di depan dada, dia berkata dengan tersenyum kejam, "Hah! Wanita murahan ini pasti mengira dirinya bisa merebut harta keluarga suamiku hanya karena mengandung anak haram suamiku, 'kan?" "Anak itu mati karena Tuhan bahkan nggak mengizinkan hal itu terjadi! Kamu pantas menerimanya!" Aku menggigit bibirku dengan keras, berusaha agar tidak pingsan. Kemudian terdengar suara langkah kaki yang terburu-baru dari pintu masuk hotel. Suara itu makin dekat, lalu terdengar suara orang yang sangat kukenal, "Kiara!"
8.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 279 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
DIBENCI KELUARGA DICINTA RAJA MAFIA

DIBENCI KELUARGA DICINTA RAJA MAFIA

Yang mereka lihat waktu menginjakkan kaki pertama kali di fasilitas nuklir bawah tanah itu adalah sinar mentari yang begitu menyilaukan mata. Selain itu ada sebatang pohon besar yang tumbuh tinggi menjulang di tengah ruangan. "Ini menakjubkan," seru Felix seperti biasa sebagai yang paling ekspresif. "Samanea saman atau rain Tree. Orang Asia mengenalnya sebagai pohon trembesi. Pohon yang terkenal karena kemampuannya menyerap karbon dioksida lalu mengubahnya jadi oksigen. Ini lebih dari sekedar menakjubkan, ini incredible," puji Max tanpa langsung.
10140.5K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 4.9K veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
TRANSMIGRASI PUTRI KEJAM

TRANSMIGRASI PUTRI KEJAM

Bai Ruyu bisa menjadi rekan, tetapi juga bisa berubah menjadi lawannya dalam sekejap. "Aku ini tipe orang yang mencabut pohon hingga ke akar-akarnya. Karena pohon yang hanya ditebang akan berkesempatan tumbuh kembali. Kau tidak bodoh. Pasti mengerti maksudku," tuturnya.
1019.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 609 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
PENDEKAR PENGUASA BUMI

PENDEKAR PENGUASA BUMI

Di hadapan Pohon Kehidupan yang menjulang tinggi, Aksara merasakan resonansi yang mendalam. Bukan hanya resonansi energi, melainkan resonansi jiwa. Pohon itu adalah manifestasi hidup dari keseimbangan primordial, sebuah entitas yang telah menyaksikan kelahiran dan kematian tak terhitung alam. Batangnya yang kokoh, terbuat dari kristal energi murni, memancarkan cahaya keemasan yang menenangkan, sementara daun-daunnya yang bersinar dengan cahaya pelangi berbisik melodi penciptaan. Buah-buahnya, yang menggantung seperti bintang-bintang kecil, memancarkan aura kehidupan yang mampu menyembuhkan segala penyakit dan menciptakan kehidupan baru.
738 vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 16 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
AKU SANG ISTRI BOSS

AKU SANG ISTRI BOSS

Aku berusaha menghibur Mas Rama lagi. “Iya. Kadang kita harus merasakan hal yang sama dengan pohon,” kekeh Mas Rama, “Tapi kamu tahu nggak Lov, apa perbedaan pohon itu dengan aku?” Aku mengerling ke Mas Rama yang berada di sampingku. “Apa emangnya?” mataku menatap curiga. “Kalau pohon itu takkan bisa hidup tanpa matahari, ‘kan?” “Tentu saja.”
9.729.8K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 863 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
PERNIKAHAN DUA ALAM

PERNIKAHAN DUA ALAM

Adisti mengangguk. “Pohon itu adalah jalan masuk menuju duniaku.”
106.0K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 138 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
Goyangan Pohon Beringin

Goyangan Pohon Beringin

ucap Wandi tertahan. “Apa-an? Di mana? Di bawah pohon beringin tadi? Kagak tuh, emang lu ngerasain apa? Jangan ngadi-ngadi lu Brow,” ucap Adrian sambil menerima teh manis yang baru di berikan pemilik warung. “Ngadi-ngadi gimana? Gue hanya pernah dengar kalau setiap pohon besar itu selalu ada penunggunya, bukan bercanda.” “Nah, emang ada kan? Tadi itu Kakek yang ngusir kita dari sana. Lu sadar nggak? Mukanya kayak hitam gitu seperti kebakar.”
105.2K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 188 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Kebangkitan Sang Putri Terbuang

Lin Yue menatapnya dengan mata sayu, suaranya serak, “Apa yang… terjadi setelah itu?” Qingyan terdiam sejenak sebelum menjawab. “Pohon itu bukan makhluk biasa. Ia adalah Pohon Abadi Pemakan Jiwa — tumbuh dari sisa energi ribuan kultivator yang mati di hutan ini. Ia hidup dengan memanggil jiwa-jiwa kuat, menjerat mereka, lalu menyerap inti spiritualnya.”
1018.6K vistasCompletadoAñadido a la biblioteca 743 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

“Jadi kita ini puisi.” Ilham menatapnya dengan cahaya lembut di matanya. “Puisi yang masih menulis dirinya sendiri.” Beberapa waktu berlalu tanpa bisa diukur. Tak ada matahari untuk memberi tahu pagi, tak ada bintang untuk memberi tahu malam. Tapi hati mereka tahu: waktu tetap bergerak. Waktu kini adalah rasa, bukan angka. Mereka berdua beristirahat di bawah pohon yang baru tumbuh — batangnya transparan seperti kaca, daunnya memantulkan bayangan wajah mereka. Pohon itu seolah hidup dengan detak jantung mereka.
102.0K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 74 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

“Karena waktu hanya berjalan ketika ada sesuatu yang berubah. Dan saat semua rasa menyatu, tak ada lagi yang perlu berubah.” Mereka pun akhirnya tiba di dataran batu tempat sebuah pohon tua berdiri. Pohon itu adalah pohon yang dulu menjadi saksi kebangkitan rasa bumi, kini bercahaya lembut, tapi tak bergerak sama sekali. Daunnya membeku di udara, embun menggantung di ujung rantingnya seperti kristal kecil. Nagara datang berlari dari arah timur, atau lebih tepatnya, berusaha berlari. Tubuhnya terlihat bergerak lambat, seperti melawan air.
101.4K vistasEn cursoAñadido a la biblioteca 31 veces como puisi tentang pohon
Leer
+Biblioteca
ANTERIOR
1234568
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status