PENYESALAN
"Nadia Florist, sebagai tanda dedikasiku padamu. Taman yang sengaja kubangun untukmu. Di sebelah sana, ada khusus toko bunga. Toko dan taman ini kupersembahkan untukmu, sayang. Besok kita lihat toko bungamu ya."
"Mas, ini beneran?"
"Ya, tentu saja, sayang. Kapan aku main-main?"
Malam itu, Nadia benar-benar merasa bahagia, menjadi seorang wanita yang sangat istimewa.
***
Keesokan harinya, seperti janji Hasbi, dia membawa Nadia berkeliling area taman. Wanita itu merasa sangat takjub melihat pemandangan indah dipenuhi dengan bunga berwarna-warni. Krisan, zinnia, mawar, dan aneka bunga lainnya tumbuh dan mekar begitu indah hingga banyak kupu-kupu yang hinggap dan beterbangan kesana-kemari.
Capítulos Populares