Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TEMAN TIDUR CEO

TEMAN TIDUR CEO

Angin kembali bertiup pelan, membawa aroma bunga dan suara tawa anak-anak dari kejauhan. Di taman yang dipenuhi cahaya dan bunga sakura yang meluruh perlahan, dua jiwa yang pernah luka kini menemukan sesuatu yang baru. Awal dari sebuah kemungkinan diantara mereka berdua.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
Sugar Baby Dosen Tampan

Sugar Baby Dosen Tampan

Sebelum Langga melakukan tindakan aneh-aneh Febi langsung berlari kabur. Langga yang melihat itu jadi terkekeh pelan. "Lucu." * Di samping resort itu terbentang taman luas yang dirancang dengan detail cermat. Hamparan rumput hijau terpangkas rapi, seolah permadani alami yang memanggil untuk diinjak. Beraneka bunga bermekaran dalam warna-warni cerah—merah, kuning, ungu, dan putih—berbaris rapi di sepanjang jalan setapak berbatu kecil yang berkelok lembut. Pohon-pohon palem tinggi menjulang, daunnya bergoyang pelan tertiup angin sepoi, menambah kesan teduh. Di beberapa sudut, air mancur kecil mengeluarkan gemericik air yang menenangkan, sementara beberapa bangku kayu diposisikan strategis untu
102.2K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Hening panjang menyelimuti ruangan sebelum akhirnya suara Cahya yang tenang dan bergetar lembut mulai menyanyikan bait puisinya—puisi yang ia tulis untuk sosok yang hingga kini masih berdiam di hatinya. 'Bunga itu mekar di taman cahaya, di antara embun dan desir angin lembut, tiada pujaan setulus doa, selain nama yang kusebut diam-diam di langit senja. Indahnya bagai rembulan di samudra, wajahnya menyingkap segala nestapa, dan bila ia menoleh—dunia pun berlutut, karena Tuhan menciptakan cinta di matanya.
9.856.8K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as puisi tentang taman bunga
Show Reviews (18)
Read
+Library
nanadvelyns
Halo, para readers terkasih. Terima kasih banyak. Tanpa kalian dan editorku terkasih pula, Dalia tidak akan tersaji dengan lebih banyak warna. Dengan dukungan kalian pula, penulis berhasil membawa Dalia pada juara satu small writing contest dan menjadi top winner(。ノω\。)♡♡
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Read All Reviews
Istri 365 Hari sang Pewaris

Istri 365 Hari sang Pewaris

tanya Raina usai mengatur napas yang ngos-ngosan kala sejenak. “Ke taman itu,” tunjuk Bayu. Kebetulan mereka memang sudah tiba di tempat tujuan yang berada tepat di hadapan mereka saat ini. Adalah sebuah taman bunga yang indah. Semakin memukau saat terkena pancaran sinar bulan purnama. Raina tampak mengagumi tempat itu, membuatnya melupakan masalah-masalah yang ada kala sejenak. “Aku kok nggak tau ya, ada taman bunga seindah ini di daerah sini,” ucap Raina.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
Istri Pewaris Sebatas Status

Istri Pewaris Sebatas Status

Menyadari kecanggungan Andini, Devan mencoba mengalihkan dengan mengajaknya jalan-jalan melihat bunga yang tumbuh di taman itu. "Apa Nyonya ingin melihat bunga yang lain?" "Apa di taman ini masih banyak bunga yang lainnya juga?" "Tentu, Nyonya! Di taman yang seluas ini bukan hanya bunga mawar saja, tetapi masih banyak bunga yang lain." "Benarkah!" "He-em! Di taman ini bahkan ada berbagai macam pohon yang memiliki bunga sangat cantik!" "Benarkah? Di mana pohon itu?"
102.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
Si Badut Itu, Pangeranku!

Si Badut Itu, Pangeranku!

Asep cekikikan yang mengingat kejadian itu. "Taman ini penuh kenangan kita, ya. Apa lagi yang di taman bunga mawar, taman pohon besar, sama di sini. Di taman bunga anggrek. Bunga kesukaanku," terang Asep yang menarik tangan Tania dan duduk di kursi besi dekat bunga anggrek bulan warna-warni di pot dan menempel di setiap pohon. "Oh, Aa suka bunga juga? Wah, aku juga suka bunga. Tebak bunga apa saja yang aku suka?" tanya Tania sambil memeluk Asep. Wanita yang melingkarkan kedua tangan di pinggang pasanganya.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
MENAWAR TAKDIR

MENAWAR TAKDIR

kata Tuan Zhao tiba-tiba, suaranya terdengar lebih hangat daripada biasanya. Mey Yan menoleh, sedikit terkejut, namun tersenyum lembut. “Ya, aku merasa lebih tenang ketika berada di sana. Taman ini memberi suasana yang berbeda.” Tuan Zhao mengangguk pelan, lalu melanjutkan dengan suara rendah, “Taman itu dulu dibangun oleh ibuku. Dia selalu mengatakan bahwa bunga-bunga ini adalah simbol kehidupan yang terus berlanjut, meski banyak yang berubah.”
1.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
Menjadi Istri Duda Muda

Menjadi Istri Duda Muda

Dia terlihat sibuk sambil memilih beberapa buku di acara bazar besar itu. Putra membawa Ana ke taman bunga dekat pusat kota. Tepat di sebelah acara bazar berlangsung. Terlihat bermacam-macam bunga berbeda warna dan jenis memanjakan mata. Ana dapat merasakan ketenangan saat melihat hamparan taman bunga itu. “Suka bunga ya?” tanya Putra melihat Ana dengan takjub. “Iya, suka banget,” sahut Ana dengan mata bersinar mendekati beberapa bunga itu yang memang dirawat untuk hiasan kota.
6.922.1K viewsCompletedAdded to Library 795 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
KUNYIT DARI SARANJANA

KUNYIT DARI SARANJANA

Putri Lisa duduk di atas bangku yang di hiasi penuh beraneka macam bunga, ia menyenandungkan lagu rindu untuk Syarif Janna, suara yang merdu mebuat burung-burung berhenti terbang dan bertengger di atas pohon, mendengarkan lantunan sya’ir demi sya’ir dari mulut Lisa. *Senandung rindu* -Tidak sengaja aku melihat bulan.... Seakan purnama telah datang, kilauan indah melingkari rembulan, seperti piringan emas yang memancarkan cahaya di kegelapan... -Kini aku melihat hamparan taman, yang di tumbuhi bunga yang ber-mekaran, tersirat sebuah kenangan. Di sini kita tumbuh bersama bercanda bahagia penuh tawa...
101.7K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
Menentang Dunia

Menentang Dunia

Malam hari di sebuah taman bunga, aroma tanah bercampur dengan wangi bunga-bunga mekar. Angin berhembus merdu membelai rambut seorang gadis cantik. Udara dingin ditemani dengan terangnya cahaya bulan menambah nuansa romantis. Yira membuka mata, dia sudah berada disebuah paviliun kecil yang dikelilingi luasnya taman bunga. Yira bangkit, menatap indahnya bunga yang diterangi oleh cahaya bulan.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as puisi tentang taman bunga
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status