Kesempatan Kedua
“Yang buat mengerikan itu, kondisi Mr. ‘P’ nya pak Tony yang sudah di potong. Benar-benar di potong, Mbak.”
Pada bagian ‘Mr. P’, Rara mengangkat kedua tangannya membuat gerakan tanda petik (“).
Kening Agni mengernyit, “Mr. ‘P’?” Agni ikut membuat isyarat tanpa petik.
“Iya, Mbak... Mr. ‘P’. Jangan bilang Mbak tidak mengerti?” tanya Rara memastikan.
Agni mengangguk dengan polos.
Melihat wajah polos atasannya, Rara kembali menepuk kening. “Ya ampun, Mbak. Ini loh, Mr. ‘P’, pisang... Yang panjang....”