SUAMIKU BUKAN SUAMIMU
Aku mengakhiri bicaraku dengan embusan napas berat.
"Aku tau. Trauma itu layaknya kecelakaan. Mungkin bisa sembuh, tapi bekasnya tetap ada sampai kapanpun. Tapi, kalau menurut aku, kamu itu harus bisa bangkit. Kamu cantik, masih muda, pekerja keras. Coba pelan-pelan buka lagi hatimu untuk menerima orang baru. Aku yakin, kamu akan mendapatkan kebahagiaan yang lebih dari sebelumnya." Mbak Lina memegang pundakku dari belakang. Kentara sekali dia sedang berusaha menyemangatiku.
"Terima kasih Mbak. Aku akan berusaha," timpalku. Aku menoleh lalu tersenyum tipis.
Hot Chapters