BENALU
tanyaku pada penjual es buah itu.
“Sepuluh ribu, Bang,” jawabnya seraya tersenyum, berharap deal membeli.
“Satu, ya.”
“Siipppp.”
Seraya menunggu es buah di buatkan, aku duduk di kursi yang telah di sediakan. Aku berselancar di dunia maya masuk ke efbe. Ketika aku scroll beranda mataku melihat foto Dewi dengan Rama. Tersenyum bahagia memamerkan cicin putih yang melingkar cantik di jari manis mereka.