Kenikmatan Terlarang Keponakan Suami
” Jeff yang oportunis tampak tertarik mendengar penawaran keponakannya.
”Coffee shop, restoran, salon atau apa saja,” jawab Dypta menyampaikan buah pikirannya. “Zaman sekarang apa pun bisa dijadikan uang, Om. Kalau aku prefer coffee shop. Prospeknya jauh lebih bagus. Karena sekarang orang ke kafe nggak hanya sengaja karena pengen minum kopi. Tapi juga bisa jadi tempat meeting, ketemu klien, blind date atau hanya nongkrong biasa. Nanti kita sediakan akses wifi gratis dan bikin mereka senyaman mungkin. Kalau perlu adakan live music juga. Coba Om bayangkan, kalau satu cangkir kecil kopi 50K, sepuluh orang sudah berapa, Om? Seratus orang sudah berapa? Lima ratus orang sudah berapa? Dan mereka ng