Rasa Dari Keremajaan
Tatapan mereka beragam: ada yang kagum, ada yang sinis (pendukung Kevin), dan ada yang menatapku seolah aku adalah alien spesies baru yang baru saja mendarat.
"Pagi, Pak Ketua," sapa salah satu siswa kelas tiga yang biasa nongkrong di parkiran.
Aku hanya mengangguk kaku, perutku mulas lagi. Panggilan itu... terdengar mengerikan.
Aku sampai di kelas dan langsung diseret Fachri ke meja kami.
"Raihan! Kau lihat grup angkatan? Hasil exit poll buatan anak jurnalistik bilang suaranya 50:50! Ini gila!" seru Fachri sambil mengguncang bahuku.