SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH
Bermaksud memberi support agar wanita itu tak perlu menakutkan apa pun.
Namun, gegas memegang kembali handel stir karena ia tengah berkendara.
“Kamu kan, wanita yang kuat, Sayang. Meski masih muda, kamu sudah bisa berdiri di atas kaki sendiri sejak dulu. Buktinya kamu sudah punya penghasilan bahkan saat masih berseragam sekolah. Kamu kuat, strong, hebat, tahan banting, lalu apa yang kamu takutkan?” tanya sang pria lembut sambil sesekali melirik ke sebelah kiri.
Hot Chapters