Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku
Sesuatu yang hangat dan tulus, yang sudah lama tidak kulihat di mata siapa pun.
"Gue tahu lo ada masalah, Al. Gosip soal bokap lo, soal debt collector... anak-anak udah pada tahu," suaranya melembut. "Gue nggak peduli sama semua itu. Gue cuma peduli sama lo."
Jantungku berdegup kencang. Bukan karena takut, tapi karena rasa haru yang tiba-tiba menyeruak. Di tengah dunia yang kejam ini, masih ada yang peduli padaku tanpa syarat?