Mama, hari ini aku lihat kamu bangun sebelum matahari terbit dan pulang ketika langit sudah gelap. Kerja kerasmu itu seperti hujan yang menyuburkan tanah—tak selalu terlihat prosesnya, tapi hasilnya tumbuh subur dalam hidup kita. Aku tahu capek itu pasti, tapi percayalah, setiap tetes keringatmu adalah benih kebahagiaan buat keluarga. Posting ini kupersembahkan untuk perempuan terkuat yang pernah aku kenal: kamu. Jangan lupa ambil napas dalam-dalam di sela-sela meeting, ya. Aku dan adik selalu bisikkan doa untukmu.
PS: Nanti malem kita siapkan teh hangat plus pijatan kaki ala salon rumahan, deal?