Dompet Tak Terbatas
ujarnya, nada yang tajam tapi tidak bermusuhan.
Di saat itu, seseorang dari kelompok pria berjas lain berbicara.
“Perkenalkan kami juga, Win.”
Pria itu terlihat sangat rapi model rambut klimis, kacamata tipis, penuh wibawa seperti direktur korporasi.
“Tentu, Pak,” kata Edwin. “Dimas, ini Pak Rahmat, Presiden Tim Nasional Junior sekaligus CEO operasional tim. Dan Pak, ini Dimas, rekrutan baru kita.”
Hot Chapters