JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU
“Pernah nih, Neng. Solo ke Siliwangi kami ngantar si Mbah, upahnya sampai double lima kali lipat! Ingat enggak Ki?”
“Ingat, Kang! Waktu itu kalau tak salah Eyangmu sedang ingin berziarah,” lanjut Bang Uki dengan nada selalu riang, tak pernah judes, apalagi terlihat murung.
“Ke Solo, Bang? Eyangku ‘kan enggak ada keluarga di Solo,” sahutku mengerutkan kening.
“Lho, tapi si Mbah Ratu bilangnya ada kok, Neng. Perempuan, namanya kalau tak salah Cut Ma’lela.”