Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengantar Nyawa setelah hari raya

Mengantar Nyawa setelah hari raya

Bagi mereka sangat menakutkan melihat secara langsung ular raksasa berbadan dan kepala manusia. "Jangan takut, aku tidak akan menyakiti kalian untuk saat ini, dengan satu syarat. Ibu kalian harus mau menjadi selirku," seringai siluman ular tampan itu. Melihat kecantikan wanita di hadapannya, mengurungkan niatnya untuk menyiksa dia hanya dengan menyaksikan kedua anaknya menjadi budak di alam ini. Rasanya sayang jika melewatkan sasaran manis seperti Rumana. Wajah yang masih terlihat cantik dan awet muda di usianya yang sudah tidak muda. Terlebih, dia tahu, Rumana wanita yang lemah iman. Bahkan dia kerap lalai menjalankan kewajiban pada Tuhannya. Manusia seperti ini tidak boleh di sia-siakan.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

Pakaian mewah layaknya seorang putri kerajaan. Walaupun cantik dan bentuk tubuhnya indah, tapi raut muka wanita ini tampak dingin dan kejam. Sorot matanya terkesan angkuh. Terdengar lagi suara tawa Nini Marsiti yang melengking tinggi. "Ternyata memang kau adanya, siluman Ratu Ular Utara. Akhirnya kutemukan juga dirimu!" "Siluman Ular Darat, masih berani kau berurusan denganku!" teriak wanita di atas kereta mewah.
1032.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
Sepuluh Selir Ratu Arischa

Sepuluh Selir Ratu Arischa

Tangannya yang besar mulai berani meremas pinggang ramping Lia dengan ragu namun penuh gairah. "Hamba... hamba tidak berani membenci Anda, Ratu. Karena tubuh hamba... sudah mengkhianati saya sejak pertama kali Anda menyentuh saya." Lia tertawa kecil, suara tawa yang sangat seksi. Dia baru saja menyadari satu hal. Menjadi Ratu yang jahat ternyata jauh lebih menyenangkan daripada menjadi gadis sampah yang baik hati. Tapi Lia belum tahu, di luar kamar ini, sembilan selir lainnya yang masing-masing lebih licik dan lebih berbahaya dari Rian sedang merencanakan sesuatu untuk menggulingkan takhtanya.
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
Ketika Babu Jadi Ratu

Ketika Babu Jadi Ratu

Ada binar kebahagiaan yang terpancar di wajahnya. Seluruh keluarga berkumpul di ruang tamu, Kinara terlihat sangat cantik dengan seragam putih abu-abunya. Sedangkan Ardan dan Sabil memakai stelan merah putih lengkap dengan topi di kepalanya. Mereka semua tampak tersenyum bahagia melihat singkong yang mengepul di hadapannya. “Wah singkongnya pasti sangat empuk ya, Bu?” ucap Ardan dengan senyum di wajahnya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Selama ini ia terlalu sibuk menyelamatkan dunia, hingga lupa menyentuh batinnya sendiri. “Rasa suci itu,” lanjut Sang Ratu, “bernama ‘Saling’. Saling memelihara. Saling menyayangi. Saling melindungi. Saling menghormati.” “Bukan hanya kepada manusia. Tapi juga kepada tanah. Air. Udara. Waktu. Rasa. Bahkan kepada kesedihan dan luka.” Lintang menangis. Ia tidak tahu mengapa air matanya mengalir.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

Tidak ketinggalan bir Bintangnya. "Beauty and the beast (Si cantik dan si buruk rupa) ..." Alana dengan lantang mengakhiri nyanyiannya, dia bernyanyi ditemani miminya, wanita yang memiliki bibir tipis. Mereka semua bertepuk tangan dan bersorak.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
Raja Iblis dan Sang Tabib Cantik

Raja Iblis dan Sang Tabib Cantik

"Bola bulu putih, kau kupanggil Zhenzhu (mutiara) Dan kau yang hitam, namamu Wumo (tinta hitam pekat)" Senyuman Lian Qiyue melengkung puas dengan pilihan nama itu. Namun seketika, kedua makhluk kecil itu memucat tatapan yang tadinya berbinar berubah menjadi penuh keberatan. “Kenapa aku yang putih malah dipanggil Zhenzhu (Mutiara)? Aku lebih cocok dengan nama gagah seperti ‘Wumo’!” protes bola bulu putih. “Aku juga keberatan! Nama ‘Wumo’ terlalu lembut untukku !” gerutu bola bulu hitam.
10768 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
Pesugihan Tumbal Nyai

Pesugihan Tumbal Nyai

Bak singa buas yang sangat lapar siap melahap kapan saja. Sosok yang sudah lama tidak kujumpai. Manusia setengah ular dengan taring yang terlihat begitu tajam. Rupanya yang menyeramkan, ditambah iris mata berwarna merah menyala. Kulit berwarna hijau bersisik menambah aura seram pada diri Nyai Gayatri. Angin berembus sangat kencang membuat tengkuk begitu merinding. Kehadiran Nyai memang selalu membawa aura mistis tersendiri. "Apa yang kau lakukan Darman?" tanyanya setengah berteriak.
48.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ratu Tak Akan Jadi Babu

Ayra tersenyum penuh kemenangan, ia masih tak habis pikir kenapa Keisha masih saja terus-terusan mengganggu dan menuduhnya terhadap sesuatu yang terpikirkan saja tidak olehnya. “Aku memang sempat mengalah, tapi bukan berarti aku kalah. Seorang Ratu akan tetap pada posisinya jika ia mampu mempertahankan harga dirinya. Aku tak akan membiarkan seorang selir mengambil posisi dalam istana yang sudah ku bangun dengan susah payah. Aku tetaplah seorang ratu walau tanpa seorang raja yang mendampingiku,” ucap Ayra pada cermin yang memantulkan kecantikan dirinya.
1015.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

Own Crowning: Reinkarnasi Menjadi Ratu

tanya Ruru ikan berwarna merah. "Siapa?" tanya Meira malas. "Namanya tuan Vartan. Dia sama seperti mu, dia bisa berinteraksi dengan hewan hewan laut." Jelas Ruru. "Aneh ya, mengapa Ratu Meira tiba tiba bisa mempunyai kemampuan seperti itu? dan apakah tuan Vartan tau?" Tanya Riri ikan berwarna perak. "Sepertinya dia tidak tau" jawab Meira. ia pun mendekat untuk menyimak perkataan ikan ikan itu.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai ratu siluman ular cantik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status