Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Red Dazzling

Red Dazzling

Merah mengulurkan ponselnya dan membiarkan Dazzle mengetikkan nomor di sana. “Dazzling?” tanya Merah saat melihat nama yang Dazzle simpan. “Karena aku berpendar,” jawab Dazzle sambil menyesap kopinya. “Sial,” desis Merah. Lalu dia menekan tombol panggil dan ponsel Dazzle berdering. Dazzle lalu menyimpan nomor itu, dengan nama Red. “Red?” tanya Merah heran. “Namamu Merah kan?” Dazzle menoleh. Membuat Merah mendesah. Memang tak salah.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai red ribbon army red
Baca
+Pustaka
R.E.D Red Everlasting Dragon

R.E.D Red Everlasting Dragon

"Ketika dia mulai bergerak, dia akan mengalirkan darah dan mencipta sungai darah merah sepanjang jalan." "Banyak pertemuan dan misi-misi diluar negeri yang telah dilalui. Misi rahasia dan mustahil mungkin hanyalah makanan sehari-hari. Tapi luar biasanya, dia tidak pernah gagal dan tak terkalahkan." "Bagaikan binatang buas, ketika dia sudah mengeluarkan amarahnya, tak ada seorangpun yang bisa menghentikan atau menghalanginya." "Datang dari timur ke barat, semua orang mengenalnya sebagai R.E.D. Red Everlasting Dragon. Seorang pemuda berusia 27 tahun yang dapat membuat suatu negara ketakutan, itulah dia."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai red ribbon army red
Baca
+Pustaka
Red Room

Red Room

Aku puas dengan semua ini. Max menambahkan adegan dengan menyiram tubuhku dengan cairan berwarna merah. Menuntutku tetap menari di lingkaran api, lalu menyuruh tanganku meraba-raba tubuhku secara seduktif. Kesan seksi dan bicty jelas terlihat karena memang inilah temanya. "Cut. Adegan selanjutnya! " Para penata kostum dan rias wajah mulai menyerbu. Tangan-tangan mereka bekerja keras mengubahku menjadi image yang baru.
9.818.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 508 kali sebagai red ribbon army red
Baca
+Pustaka
Red in Us

Red in Us

ujar Rabu. “Kenapa? Karena kita sebenarnya sejak dulu tak sepenuhnya kuning? Because there is Red ini Us?” tanya Katha sembari menatap tepat pada mata Rabu. Sudut-sudut bibir Rabu terangkat membentuk senyum yang begitu cerah. Dia kembali menggenggam tangan Katha erat. “Iya,” jawabnya. “Karena ada merah dalam persahabatan kita. Sejak lama.”
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai red ribbon army red
Baca
+Pustaka
RED CROWN

RED CROWN

Cantaka mengernyitkan dahinya, ekspresinya begitu dalam menatap wanita di depannya dengan mimik wajah penuh rasa keingintahuan. “Beritahu aku, apa arti dari warna ini?” tanya Cantaka, menunjuk bagian pakaiannya yang berwarna merah maroon. “Ada dua arti yang bersebrangan, yaitu antara berani dan bahaya. Hanya Ratu Saunggalah yang tahu betul maksud memberikan pakaian dengan warna tersebut.” Cantaka menarik napas panjang, tangannya berkacak tatkala mendengar kelanjutan dari penjelasan kepala pelayan padanya.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai red ribbon army red
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Di pusat alun-alun, bendera yang familiar itu perlahan naik. Red Tide Banner, seperti matahari yang menyala-nyala, berkibar dalam angin dingin Utara, kekuatan yang tak terpadamkan yang menerangi es dan salju dan memerah noda darah yang masih belum membeku di bawah panggung eksekusi. Dua garis merah bergema satu sama lain, dan satu warna itu berbicara banyak. Itu melambangkan ketertiban, itu melambangkan perlindungan, dan itu melambangkan nama yang pernah menarik semua orang kembali dari ambang kematian di malam tergelap: "Hidup Red Tide!"
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai red ribbon army red
Baca
+Pustaka
Red Clock

Red Clock

Warnya hitam dengan pita merah yang menjadi perpaduan yang cocok, rumbainya disekitar sabit berwarna emas. Claire bernafas ringan, tubuhnya seperti hancur dan kesemutan mulai mereda, matanya melihat percikan guntur yang menggelegar, di matanya kedua senjata yang terlihat suci itu memacarkan kekuatan yang menyeramkan, sedetik kemudian matanya membulat panic. Senjata itu adalah pembawa bencana, sekali tebasan maka setengah alam semesta akan runtuh dan surga ilahi akan murka. Ini bahkan akan merugikan mereka. Tombak Saners adalah pembelah langit, Sabit Roners adalah pembelah alam langit, ini bencana!.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai red ribbon army red
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status