Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
REINCARNATION

REINCARNATION

“Yang Mulia, mencintai bukan sebuah kesalahan.” “Lalu—“ Chaiden dengan sembrono memotong ucapan Ratu Odelia seraya mendongak. “Jika yang kami perbuat melawan semesta. Lantas, mengapa tidak kalian biarkan kami hidup bersama? Biarkan semesta menjalankan tugasnya. Biar semesta yang memberi kami pelajaran. Bukankah kau bilang hanya semesta yang mampu memberi pengampunan? Lantas mengapa harus kalian yang memberi kami pelajaran?”
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
TRUST

TRUST

Kepala pelayan itu pun mengangguk. “Tunjukkan adikku ruangannya. Siapkan apapun yang dibutuhkan,” perintah Celine. Kemudian ia menoleh pada adiknya. dan mengeluarkan sebuah kartu kredit berwarna hitam. “Gunakan semua uang yang ada disini semaumu. Jika kau perlu apa-apa, tinggal katakan pada pelayan.” Caroline menerima black card itu. Dia tak mampu menyembunyikan perasaan senangnya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

tanya Speranza. Caiden mengepalkan tangannya dengan kuat. Dia melepaskan cengkramannya dari dagu Speranza. "TIDAK AKAN PERNAH!!" bentak Caiden membuat Speranza memejamkan matanya. Speranza berdiri menghadap Caiden. "Kalau begitu bersiaplah menerima perubahan karena dunia penuh dengan perubahan," kata Speranza dan berjalan menuju kamarnya.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
LOVE AND REVENGE

LOVE AND REVENGE

Tubuhnya gemetar. Pria angkuh itu menyilangkan lengan di depan dada, menatap lurus tanpa ekspresi. "Membayar semua dosa yang kau lakukan pada keluargaku." ~ Love And Revenge ~
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
R.E.D Red Everlasting Dragon

R.E.D Red Everlasting Dragon

"Ketika dia mulai bergerak, dia akan mengalirkan darah dan mencipta sungai darah merah sepanjang jalan." "Banyak pertemuan dan misi-misi diluar negeri yang telah dilalui. Misi rahasia dan mustahil mungkin hanyalah makanan sehari-hari. Tapi luar biasanya, dia tidak pernah gagal dan tak terkalahkan." "Bagaikan binatang buas, ketika dia sudah mengeluarkan amarahnya, tak ada seorangpun yang bisa menghentikan atau menghalanginya." "Datang dari timur ke barat, semua orang mengenalnya sebagai R.E.D. Red Everlasting Dragon. Seorang pemuda berusia 27 tahun yang dapat membuat suatu negara ketakutan, itulah dia."
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
Remorse

Remorse

Frida Amelia Aku ada janji sama Rangga soalnya, maaf ya Nadya Aprilia Iya deh, mau gimana lagi Setelah mengirimkan pesan balasan, Nadya membuang nafasnya lesu. “Ah Rangga lagi!” Cerocosnya kesal sendiri. Bagaimana tidak, ini adalah janji makan mereka yang ketiga kalinya. Dan semua tak pernah terjadi karena Frida memiliki janji lain dengan kekasihnya itu. “Benar-benar menyebalkan!” Gumamnya lagi dengan tangan yang sibuk mencoretkan tinta ke kertas putih bergaris. Setelah puas ia segera merobek kertas itu dan mulai menggulungnya. Ketika hendak bangkit dari duduknya, ia kembali teringat akan wajah tampan pria incarannya. Kedua pipinya tersipu dengan mata yang menatap ke ambang pintu lekat. “Mem
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
RENDEZVOUS SCANDAL

RENDEZVOUS SCANDAL

“Kamu kenapa sih, Da?” “Berjanjilah!” paksa Hida. “Aku tidak mau menyembunyikan ini, aku merasa berdosa.” “Iya, iya aku nggak marah- tapi kenapa-” “Aku sudah melanggar janjiku ke kamu.” Potong Hida. “Janji?” tanya Riri yang tidak mengerti. “Ya. Janji waktu itu- sebenarnya aku melakukannya demi kamu karena tidak tega tapi mendengar kalimat kamu tadi siang- aku jadi sadar kalau aku salah.” Hida menunduk lesu.
3.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
A DEAL

A DEAL

Lyana lari menghampiri Ardhan dan menutup kedua mata Ardhan menggunakan kedua tangannya "E-eh, siapa ini?" Ardhan sangat terkejut saat kedua matanya ditutupi oleh tangan seseorang yang tidak ia ketahui. Beruntung posisi duduk Ardhan membelakangi Lyana, jadi ia tidak akan ketauan. Bukan hanya Ardhan saja yang terkejut, tetapi kedua temannya juga. Mereka bahkan sempat mengira Lyana salah orang, pasalnya mereka tidak mengenal Lyana, dan dengan tiba-tiba Lyana datang langsung menutup mata Ardhan sembari memancarkan senyum merkahnya. Namun di sisi lain, kedua teman Ardhan ini nampak familier saat melihat Lyana. Mereka ingat, gadis di hadapannya yang sedang menutup mata Ardhan ini adalah gadis yan
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
Sadena

Sadena

"Papa sayang kamu. Papa nggak pernah membedakan kalian semua. Kamu, bunda, sama Dava. Kalian itu harta paling berharga yang papa punya." Barulah Aldevan mematikan lampu dan mengeluari kamar. Dia bingung bagaimana membuktikan kebenaran jika Marsha dulu benar-benar jahat karena termakan hasutan Rendi? --Sadena-- Keesokan harinya... "Dena tunggu!" Sadena menoleh ke belakang dan mendengus lega. Ternyata, cewek yang ia cari-cari sejak bel istirahat berbunyi tadi berada di belakangnya.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai redeems
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status