Ada satu momen dalam hidup yang bikin aku benar-benar terpaku pada cerita Reina. Karakternya yang begitu kuat meski dengan disabilitasnya, mengajarkan banyak hal tentang ketangguhan. Di akhir kisahnya, Reina memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang sangat personal dan penuh makna. Dia meninggal dengan tenang, dikelilingi oleh orang-orang yang mencintainya, sambil memegang erat buku harian yang selama ini menjadi teman setianya.
Yang bikin ceritanya lebih dalam, Reina meninggalkan surat untuk setiap orang yang berarti dalam hidupnya. Surat-surat itu penuh dengan kata-kata penyemangat dan ucapan terima kasih, menunjukkan betapa dia ingin orang lain terus maju meski dia sudah pergi. Aku rasa, ending seperti ini justru memperkuat pesan bahwa hidup bukan tentang seberapa lama, tapi seberapa berarti.