Bangkitnya sang Menantu Benalu
Namun, tidak untuk Gia, meskipun tidak terlalu paham soal kartu tersebut, yang ada dalam kepalanya adalah pemilik kartu tersebut jelas bukan orang sembarangan, dan di sinilah letak kecerdasan Gia.
Tyo menenangkan para karyawannya dan juga beberapa pengunjung. Tyo yang telah berpengalaman dalam soal perkartuan, jelas tidak akan salah dalam mengambil sikap. “Pak Stefan, silakan duduk kembali. Sisa pembayaran bisa diantarkan besok. Lagipula hari sudah sore,” ujar Tyo memberikan pengertian.
Stefan duduk dan berkata, “Pembayarannya akan segera saya selesaikan sekarang juga.”
Hot Chapters