Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama

Dia segera menyelamatkan Theresia. Riana melepaskan tangan Theresia, lalu berkata dengan tersenyum ramah, “Aku bilang tangannya Nona Theresia bagus sekali, sama seperti sewaktu aku muda dulu. Dia pasti cekatan.” Roger melirik Theresia sekilas dengan tersenyum. “Aku tidak tahu Theresia orangnya cekatan atau tidak, hanya saja tulisannya bagus sekali.” “Oh, ya? Aku bisa menyadarinya dalam sekilas mata!” ucap Riana dengan bangga.
9.81.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.1K kali sebagai resensi bulan tere liye
Tampilkan Ulasan (282)
Baca
+Pustaka
Lulu annie
ini adalah novel china terjemahan , novel aslinya sudah tamat , ceritanya bagus , setiap tokoh di dalamnya punya keterkaitan satu sama lain , dan masing masing dari mereka di ceritakan perjalanan kisah cintanya ,bagus banget ,setiap ceritanya gak perduli tokoh manapun seru gak bosenin
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Jerat Sang Model

Jerat Sang Model

Sissylia berteriak putus asa. "Aku tidak melakukannya. Aku jatuh cinta pada pandangan pertama dengan bayi mungil itu. Tangisannya, senyumannya, tawanya, rengekannya semua yang dia miliki membuatku jatuh hati," Ressi bahkan tersenyum lembut saat memprovokasi Sissylia. Terbukti dari kengerian di mata wanita itu beserta kepedihan dan juga rasa iri. "Perduli setan! Kembalikan semuanya wanita sialan," hancur sudah ketenangan yang Sissy pertahankan sedari tadi. Valeri adalah batas yang membuatnya kehilangan kendali atas dirinya.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Difficult

Difficult

tanya Leo memastikan yang diangguki Endi “Lampu hijau jadi mantunya.” Leo memberikan tatapan menggoda, wajah bahagianya membuat Endi hanya menggelengkan kepala. Leo menatap bingung dengan apa yang terjadi pada Endi, wajahnya tampak biasa tidak menunjukkan kebahagiaan. “Apa ada yang salah?” tanya Leo hati-hati. “Mas Tian nggak akan dengan semudah itu merestui kedekatanku sama Tere.” Endi menjawab santai “Tere masih sekolah, Rey aja mau ujian kelulusan. Masih banyak waktu untuk bersama dia.”
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

Walau tidak punya kemampuan secara khusus, namun hati yang menggerakkan manusia. Selesai membantu, Leo kembali mendekati Irene yang setia menunggu dan memeluk tasnya dengan erat. Saat mereka kembali bertatapan mata, Irene menyerahkan tas selempang beserta satu botol air mineral dingin. Dia bertanya dengan ramah, "Lo gak apa-apa?" ***
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

Meninggalkan Yohan dan Yolanda sejenak bersama para pengasuh yang menjaga mereka di salah satu wahana bermain khusus bayi, Suci meluangkan waktu untuk bertemu dengan Tere. Setelah kurang lebih lima belas menit menunggu, akhirnya Tere pun datang juga. Melihat kondisi Tere yang tengah mengandung, Suci jelas terpekik girang. "Ya ampun, Re? Lo isi? Berapa bulan?" tanya Suci antusias. "Jalan enam," jawab Tere sumringah usai dirinya dan Suci saling cipika-cipiki dan berpelukan melepas rindu.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Suamiku Gay?!

Suamiku Gay?!

Dua hari setelahnya, Teresia sudah siap dengan koper besarnya berisikan banyak baju yang baru ia beli untuk ia bawa ke Bali, tentunya juga berbagai macam bikini yang baru dibelinya untuk ia coba pakai di pantai nanti. Teresia ingin menggoda bule-bule di Bali, mungkin jika ada dari mereka yang tertarik padanya Teresia bisa meninggalkan Arga dan memilih bersama para bule tersebut. Memikirkan itu membuatnya terkikik geli sendiri hingga Arga yang diam-diam meliriknya berkerut dahi. Tak hanya dengan sikapnya yang aneh, Arga melirik Teresia dengan koper besarnya seolah Teresia ingin pulang kampung dengan waktu yang lama.
9.336.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Menggoda Ibu Tiriku

Menggoda Ibu Tiriku

Sedangkan Tere yang sejak tadi melihat tatapan Bastian pun memilih untuk mendekatinya. "Aku kemarin berjalan-jalan bersama Sierra. Dia wanita yang menyenangkan," kata Tere dengan sengaja. Bastian yang mendengarnya pun menegang. Tentu saja Bastian tahu itu! Dasar wanita sialan! Gara-gara Tere, Bastian tidak bisa mendapatkan apa yang sudah Bastian impikan. "Hmm, lalu?" sahut Bastian singkat. "Aku bilang padanya kalau kita saling tertarik ...," pancing Tere.
10191.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.8K kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Pembantuku

Terpaksa Menikahi Pembantuku

bisik gadis kecil itu dalam hati. "Oh gitu. Tidak apa-apa, Sayang, bunda tidak marah kok." Hely melihat raut wajah putrinya berubah murung. "Hanya saja, Barbie ini terlihat masih baru dan mahal. Kalau seandainya Tere kembalikan dan bunda belikan yang baru mau?" "Tapi Tere suka, Bunda," balas Teressa mengangkat pandangan menatap manik mata ibunya.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

a Ayahnya dan Reika bermain gelembung sabun, berlari kesana-kemari. Ia duduk di bangku bersama ibunya, sibuk membaca buku novel Negeri Para Bedebah, karya Tere Liye. “Leika, awas, sayang!” ujar wanita itu ketika melihat putri bungsunya hampir terselip. Mendengarnya, Lucy sontak ikut mengalihkan perhatiannya kepada adiknya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Mantan Terindah

Mantan Terindah

puji Mira. "Mapan bagaimana? Kerja saja gak kok mapan," jawab Rendi. "Nah buktinya penampilanmu rapi, terlihat sedikit mentereng dan berduit pastinya he... he...." seloroh Mira. "Kamu bisa saja Mira, aku masih sama seperti dulu. Gak berubah, bahkan lebih kacau dari sebelumnya," jawab Rendi. "Perasaan enggak deh Ren, kamu lebih rapi dan ganteng. Hilang tuh penampilan gembel dan urakan yang menjadi ciri khasmu dulu," jawab Mira sambil melihat Rendi dari atas sampai bawah.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai resensi bulan tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status