Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PULANG KAMPUNG

PULANG KAMPUNG

Kalian mau menerimaku apa adanya dengan segala kekurangan yang ada| Mataku kembali memanas membaca pesan balasan dari Ningrum. Aku tahu, ada luka yang tak bisa dia jelaskan semuanya padaku. Namun aku akan berusaha menghapus jejak luka itu dengan sebuah kata. Bahagia. Suara motor Pak Herman kembali pulang. Bu Sri dan Mbah Minah pun sedikit kaget, bahkan Bu Sri berlari kecil meuju gerbang. Dia keluar gerbang menengok arah suara motor suaminya.
10100.8K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Pulang

Pulang

Beberapa waktu berlalu, semua sudah selesai, barang-barang yang tadi dibawanya dari rumah sudah terlebih dulu dibawa pulang oleh sang putri. Bu Retno memikul sayuran itu di punggung, langkah kecil wanita paruh baya itu mulai menelusuri lereng. Sesekali dia tampak berhenti, menghela nafas yang semakin terasa sesak. Wanita itu mengangkat kepalanya ke atas langit, menghembuskan nafas yang tertahan dan kembali melangkah. Desa Ranu Pani, sebuah desa yang nyaman untuk ditinggali, udara yang sejuk lingkungan yang terjaga mengundang banyak orang untuk datang berkunjung ketempat itu.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Petualangan di Planet Tera

Petualangan di Planet Tera

"Apakah setiap orang yang datang ke tempat ini adalah orang yang telah mati?" "Tentu saja. Setelah meninggalkan tubuh jasmaninya, jiwa yang murni akan mencapai Mayapada." Dewa Indra kemudian menjelaskan proses reinkarnasi. Beberapa saat setelah seseorang menghembuskan nafas terakhirnya, jiwanya akan terlahir kembali di Madyapada. Entah itu di planetnya sendiri atau di planet lain. Namun, apabila telah menjadi murni, jiwa itu akan berpindah ke Surgaloka di Mayapada. Sebaliknya, jiwa yang jahat dan enggan memperbaiki diri akan mendapatkan hukuman dengan cara terlahir kembali di Nerakaloka.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Tuan Bara menatapnya sekilas lalu mengalihkan pandangan sembari membuang napas berat. "Merry, aku tahu ini berat tapi kau adalah wanita tegar. Aku akan siap kapanpun kau membutuhkanku," ucap Bibi Agatha setelah Tuan Bara memberi kode untuk pergi. Tak lupa ia merangkul wanita yang lebih muda darinya dua tahun itu. "Terima kasih. Kami sangat menghargai bantuan kalian," lirih Nyonya Merry. Tangannya mengangkat sapu tangan putih guna mengusap air mata yang sedari tadi luruh.
8.415.6K viewsCompletedAdded to Library 374 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Difficult

Difficult

“Papa bilang aku harus pulang sekarang.” Leo menatap jam yang ada di tangannya, “memang sudah waktunya kamu pulang, pulang sama Rey aja.” Tere memutar bola matanya malas “mbak yakin sama cowok model begini?” Fransiska tertawa mendengar pertanyaan Tere, Leo yang memutar bola matanya malas dan memberikan tatapan tajam yang pastinya tidak akan berdampak apapun.
6.5K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Menjadi Pelakor Suami Sendiri

Menjadi Pelakor Suami Sendiri

Posisi yang begitu nyaman hingga membuatnya mengantuk, apalagi usapan lembut Ares pada kepalanya semakin membuatnya ingin memejamkan mata. Tidak lagi mengundur keberangkatan ke Zürich, karena Rere meminta Ares untuk pulang ke rumah. Entah kenapa ia ingin segera kembali ke tanah air. Lalu rebahan di kasur tercintanya. Yang terpenting adalah, Rere sangat merindukan masakan Indonesia. “Kak .....” Panggil Rere pada Ares. Saat ini, mereka sudah berada di dalam pesawat yang akan membawa mereka pulang ke Indonesia.
1011.8K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Ia tak segera mengembalikannya, melainkan memegangnya erat di telapak tangan, jari telunjuknya mengusap tepi sampul yang sudah agak usang. "Berbeda," ulangnya pelan. Sesuatu yang samar—bukan senyum, melainkan kilatan kelembutan di sudut bibirnya—lewat sekejap sebelum hilang. "Di tempat seperti ini, menjadi berbeda bisa berarti berbahaya." Akhirnya ia menyodorkan buku itu kembali, jari-jarinya menyentuh tanganku lebih lama dari yang diperlukan.
478 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Elara: Terlahir Kembali Dengan Penuh Luka

Elara: Terlahir Kembali Dengan Penuh Luka

Lara pulang dengan tiga hal di tangannya. Satu toples macaroon pasar, dua ikat bunga lavender kering, dan satu pita bordir biru muda. Kael pulang dengan keadaan pusing di kepalanyan Bukan karena lelah berjalan, bukan juga karena cuaca. Tapi karena sepanjang perjalanan pulang, ia tidak bisa berhenti memikirkan satu hal kecil yang seharusnya tidak perlu ia pikirkan sama sekali.
614 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Penantian Yang Tak Kunjung Kembali

Sudah terlanjur terluka, tidak ada kompensasi yang bisa menyembuhkannya. Sesampainya di rumah, aku berkemas dan membawa Joel pergi. Saat membuka pintu, aku berpapasan dengan Jeff yang baru saja pulang bersama Luela. Dia mendorong koper Luela dengan satu tangan, seperti seorang kekasih yang perhatian. Saat mata kami berpapasan, aku melihat jelas kepanikan yang melintas di matanya.
55.4K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Adegan itu sederhana — hanya seorang ayah mencium tanah halaman rumahnya — tapi Nayla tiba-tiba terdiam lama. Reya meliriknya. “Kamu mikirin sesuatu?” Nayla menarik napas. “Aku baru sadar, Rey… kadang yang kita sebut ‘pulang’ itu bukan tentang tempat, tapi tentang perasaan. Dan selama ini aku nggak pernah benar-benar pulang ke diriku sendiri.” Reya menatap Nayla lekat-lekat, lalu tersenyum. “Dan sekarang kamu udah pulang, Nay.”
1.2K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as resensi pulang tere liye
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status