Pengobatan Khusus Tabib Desa
Sambil berkata demikian, kedua tangannya memegang pinggang celanaku dan menyentaknya ke bawah dengan kuat.
Aku tersentak kaget dan berusaha menahan celanaku, tapi separuh area pribadiku sudah terlihat.
"Paman Tobi, apa pijat itu memang harus melepas celana juga?"
Meski aku seorang istri yang kesepian, aku masih punya moral. Apalagi ini di kampung halaman suamiku, jika sampai tersebar, aku akan sangat malu.
Tiba-tiba, Paman Tobi menyusupkan tangannya ke sela-sela kakiku dan menekan titik sensitifku dengan jari tengahnya. Seketika, rasa nikmat yang luar biasa meledak dari bawah sana.
Hot Chapters