Rest Area
Mita yang melihatnya malah geleng-geleng kepala.
“Maaf, Pak, temenku ini kadang emang suka nggak jelas.”
Pak Zikri cuma tertawa. “Jadi mau makan di mana? Kalo bisa, sih, makan nasi jangan jajanan pinggir jalan biar kenyang,” ucap Pak Zikri.
“Yaudah, makan di samping telkom aja, ada warteg enak.” Mita berjalan lebih dulu seolah menjadi pemandu kami.
Bab Populer