Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RESTU

RESTU

Memberi jeda beberapa detik setelah itu melanjutkan kembali ucapannya. "LO BERDUA MIKIR DODOL! APA DENGAN SALING SALAH SALAHIN KEK GINI SEMUA BAKAL KELAR? Kita belum tau alasan semuanya ini jadi stop salah salahin" perkataan yosma ini berhasil menghentikan perdebatan mereka. Erangan pelan terdengar dari arah Ranjang yang di tempati oleh Lion. "Arghhhh" erang lion.
2.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 62 Beses bilang rest stop
Read
+Library
Diary Istri CEO

Diary Istri CEO

Warna langit senja sudah menampakkan pesonanya. “Kita istirahat Pak.” Pinta Rahman. “Baik Tuan.” Mobil berhenti di rest area. Selain istirahat untuk salat mereka juga mengisi perut yang sudah merasa lapar. Rahman merasa gerah seharian belum mandi. Untungnya mobil ber-AC jadi tidak terlalu berkeringat. “Aisyah…” ucap Rahman menghampirinya. “Aku salat dulu,” “Iya…” jawab Aisyah.
1034.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang rest stop
Read
+Library
Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kami Yang Tak Pernah Ada di Hatimu

Kenyataannya dua jam perjalanan, suasana hanya riuh akan suara music. "Iya sih, Mas sedikit mengantuk." "Kalau gitu kita berhenti dulu aja, Mas. Masih ada rest area terakhir 'kan? KM 166? Kita berhenti istirahat di situ bentar aja gimana, Mas?" ajak Hana melihat Rezky menyetir dengan beberapa kali menguap.
9.8138.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang rest stop
Read
+Library
Hati Wanita yang Tersakiti

Hati Wanita yang Tersakiti

ujar sang sopir yang kini dibalas senyuman hangat dari Levana. “Apa nantinya kita akan berhenti di suatu tempat?” tanya Levana yang membuat sang sopir melirik sejenak ke arah kaca spion. “Kembali pada Anda, Nyonya. Jika Anda ingin istirahat sejenak, aku akan mencarikan resto yang aman dan nyaman nantinya.” Kepala Levana pun mengangguk paham. “Kita bisa istirahat di tengah perjalanan nanti. Di mana saja setelah dua jam perjalanan kau bisa mencari resto untuk istirahat.”
2.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 81 Beses bilang rest stop
Read
+Library
Exit

Exit

“Bye, Olin.” April melambaikan tangan singkat, menutup kembali kaca mobil, menyuruh sopirnya untuk menjalankan mobil. Aku menghela nafas pelan, menatap mobil yang ditumpangi April hingga hingga di kelokan jalan sana. ***
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 85 Beses bilang rest stop
Read
+Library
Hold off

Hold off

"Kapan kita sampai kota? Thor bisa mati kalau tidak segera mendapat perawatan." "Pegangan!" 25 menit berlalu. Erik benar-benar ngebut. Untung saja jalanan sepi hanya ada beberapa motor dan mobil pick-up yang lewat, jadi perjalanan tidak begitu banyak hambatan. Erik berhenti di sebuah warung dengan parkiran luas yang berseberangan dengan jalan raya membuat Mika menyerngit bingung tapi dia tetap menurut turun dan mengikuti Erik.
4.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 133 Beses bilang rest stop
Read
+Library
CAN'T STOP (INDONESIA)

CAN'T STOP (INDONESIA)

"Kenapa kau berhenti, bodoh?!" Javier melepas sabuk pengamannya lalu segera membuka pintu mobil, dan keluar dengan langkah mantap. "Karena kita sudah sampai." Mark buru-buru keluar dari dalam mobil dan berdiri di sebelah sang sahabat, sedangkan Daniel berusaha mencari parkir di sekitar gedung besar bak hotel bintang empat itu.
1037.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.0K Beses bilang rest stop
Read
+Library
Rest Area

Rest Area

Namun, dia sendiri melepaskanku dengan alasan tak mau jadi tempat peristirahatan. Padahal, aku bisa saja bilang padanya kalau saat di rest area, aku berpikir untuk pindah tujuan. Namun, ya tetap saja. Mau tujuannya Januari, tetap saja rest area nggak menawarkan kenyamanan jangka panjang. Semua orang hanya berhenti sejenak melepas lelah dan beban. "Ngelamun mulu, Pril," ucap Mita seraya menoel pipiku.
1011.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 304 Beses bilang rest stop
Read
+Library
PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

PEMUDA YANG KUBAYAR ITU, CINTA TERLARANGKU

Ada yang sedang mencari pekerjaan. Ada pula yang hanya ingin pulang. Mobil kembali melaju. Sesekali berguncang ketika melewati jalan yang berlubang. Sekitar dua jam kemudian, sopir memperlambat laju kendaraan. "Kita istirahat lima belas menit." "Ada minimarket di depan." "Silakan yang mau ke toilet atau membeli makanan." Mobil berhenti di sebuah minimarket yang cukup ramai. Satu per satu penumpang turun.
103.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 100 Beses bilang rest stop
Read
+Library
RENDEZVOUS

RENDEZVOUS

Setelah memutuskan untuk pulang, akhirnya Kanza kembali satu mobil dari Abian. Ia menghela nafas berfikir agar tidak terlalu canggung. Kalau sebelumnya saat ia membonceng Abian dengan motor maka tidak secanggng ini karena bisa alasan ia tidak mendengar ucapan Abain karena berisiknya sekitar, tapi jika didalam mobil seperti ini bisa-bisa ia mati karena canggung. Tidak. Bercanda. Di dalam mobil mereka berdua hanya terdiam, Gibran yang kelelahan pun jatuh tertidur di kursi belakang. Baru beberapa menit, Abian membelokkan stirnya ke salah satu market kecil. Di situ juga ada beberapa jajanan seperti cilok, siomay dan batagor. Ada juga es buah, es cendol di sekitaran situ.
1010.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 269 Beses bilang rest stop
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status