Elang Taraka: Lahirnya Pendekar Terhebat
Pemikirannya berkelana tentang perang besar yang akan terjadi.
“Kita butuh ransum, kuda-kuda perang dan persenjataan itu, Kangmas,” lirihnya. Hatinya berada di persimpangan jalan. Andai bisa, dia juga ingin bersikap egois untuk memperjuangkan hatinya. Hanya saja, saat ini dia memikul beban berat. Damar Langit adalah rumahnya. Sebagai keturunan Gusti Prabu Kameswara, dia harus mengembalikan kehormatan wangsanya pada kejayaan.
“Bisakah bantuan itu tidak ditukar dengan pernikahan? Kita bisa membayarnya di masa depan setelah kita memenangkan perang ini, Dimas.”
ตอนยอดนิยม