Baginda, Tuan Putri Merayumu
Memorinya tentang isi novel Throne of Thorns terus berputar di kepala seperti proyektor rusak yang memutar film horor yang sama berulang-ulang.
Setiap kali ia mencoba tidur, bayangan masa depan tragis yang tertulis di novel terus menghantui pikirannya. Ia akhirnya menyerah, duduk di tepi ranjang, dan menghabiskan sisa malam dengan memilah ingatan tentang alur novel—mencoba mengingat setiap detail, setiap peristiwa penting, setiap titik balik yang bisa ia ubah.
Menurut naskah aslinya, dalam dua tahun ke depan Erion berhasil mengumpulkan kekuatan dari sisa-sisa kerajaan Odisian yang hancur.