My Step Brother
sahutku,
Eder mencium keningku sekilas, "Kamu pernah kabur An, dan aku cuma takut kamu akan mempertimbangkan setelah apa yang terjadi sebelumnya."
Aku suka aroma maskulin Eder, Menghirup bagian lengannya, "Aku gak akan kabur lagi, lagi pula kamu memperlakukan aku dengan baik kenapa aku harus pergi."
Eder meraih tanganku, memainkan cincin yang ada dijemari manisku, "Aku juga merasa lega, maaf karena aku cuma bisa melamar kamu dengan hal sederhana seperti ini."
"Ini kamu bilang sederhana?" aku mendengus, "Memangnya kamu mau ngelamar aku kaya gimana sampai bilang ini sederhana?"
Hot Chapters