Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sincerity of Love

Sincerity of Love

Jangan kau pilih dia Pilihlah aku Yang mampu mencintamu Lebih dari dia Bukan kuingin merebutmu Dari sahabatku Namun kau tahu Cinta tak bisa Tak bisa kau salahkan [KARIN+ANOV] Jangan kau pilih dia Pilihlah aku Yang mampu mencintamu Lebih dari dia Bukan kuingin merebutmu Dari sahabatku Namun kau tahu Cinta tak bisa Tak bisa kau salahkan Tak bisa kau salahkan “Gila, suaranya lembut banget,” gumam Ray dengan wajah terpana. “Iya. Suara mereka nyatu dan feel-nya ngena banget,” sambung Rio.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Young Summer

Young Summer

Just gonna stand there and watch me burn Well, that’s alright because I like the way it hurts Just gonna stand there and hear me cry Well, that’s alright because I love the way you lie I love the way you lie I love the way you lie Selama aku bernyanyi, aku tahu Tobias memperhatikanku, tapi aku pura-pura tidak peduli, terus bernyanyi sambil melihat jalan, hanya sesekali melirik padanya dan melemparkan senyum. Begitu aku selesai, dia tidak melanjutkan lagi, membiarkan Eminem bernyanyi sendiri di radio, dia malah bertepuk tangan keras sekali.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Hanya di kamar ini ia bisa menunjukkan sebenar-benar dirinya, tanpa seorang pun tahu yang ia pikirkan bahkan rasakan. Jalinan air dan bumi, semakin merapat hingga tak ada celah untuk tak membasahi setiap benda yang terusap. Hadirnya selalu mampu memaksa Senja mengingat jejak lapuk yang kusut namun sulit untuk surut. Selalu ia nikmati meski pahit, selalu nagih seperti kopi dalam gelas gelatik yang ia genggam. Bersama tegukan dari bibirnya mengalir rindu menyesap hingga ke hati. "Senja, hujan." Bibir itu bergetar menahan dingin. Ia melipat tangan di depan dada seraya mendekap jaket yang terlihat lebih besar dari ukuran badannya.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Have I ever told you Pernahkah aku memberitahumu I want you to the bone Aku menginginkanmu Have I ever called you Pernahkah aku memanggilmu When you are all alone Ketika kau sendirian And if I ever forget Dan jika aku lupa To tell you how I feel Memberitahumu bagaimana perasaanku Listen to me now, babe Dengarkan aku, sayang I want you to the bone Aku menginginkanmu I want you to the bone Aku menginginkanmu I want you to the bone Aku menginginkanmu Maybe if you can see Mungkin jika kau bisa lihat What I feel through my bone Apa yang kurasakan Akbi menjauhkan wajahnya demi bisa menatap wajah Bee. Kedua tangannya merangkum wajah mungil itu untuk menghapus air mata bahagia.
1054.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Alvaro, Sang Penguasa Dunia

Aku mohon pada dirimu dan leluhurmu, berhentilah berbicara. Joselin terkejut dan mundur sejenak. "A ... apa-apaan kau ini?" "Maafkan aku yang bodoh ini, yang tak bisa mengendalikan anakku sendiri," ucap Febrian putus asa sambil meraih tangannya seakan-akan itu nyawanya yang terakhir. "Rasa maluku sudah tak terukur. Kumohon, kasihanilah aku." Joselin ternganga bingung. "Tapi ... Jumadi ...."
9.6151.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.3K kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Kamu yang Menolakku, Kenapa Kamu Menangis?

Namun, begitu dia memikirkan adegan menyedihkan saat Febi dipermainkan, dia merasa sangat bahagia. Febi ketakutan hingga wajahnya menjadi pucat. Dia memaksa dirinya untuk tenang. Febi menatap Jovan sambil berkata, "Pak Jovan, tenanglah. Kamu nggak boleh mengikutinya menjadi gila." Jovan tersenyum licik, "Febi, aku sudah lama menginginkanmu, tapi kamu nggak pernah memberiku kesempatan. Hari ini, aku akhirnya bisa mendapatkan apa yang aku inginkan."
9.372.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Riuh Salju

Cinta Dalam Riuh Salju

Aroma lembut sabun tangan yang sering dipakainya masih menempel di meja. Axel menatap ke layar komputer, menekan play pada rekaman terakhir mereka. Suara Elena terdengar — jernih, tegas, dan sedikit bergetar karena kelelahan. “Kalau ini berhasil, berarti kita tidak lagi meniru alam. Kita menjadi bagian darinya.” Axel menutup matanya.
902 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Maaf Mas, Aku Tega!

Maaf Mas, Aku Tega!

Walaupun kenyataannya perasaanku sudah tidak karuan. "Kamu gak marah kan Rom? Maaf ya sayang, aku benar-benar tidak mau kehilangan kamu!" Tangan Febi menggenggam jemariku, menatapku dengan mata berkaca-kaca. Sungguh akting yang luar biasa. Ku tepis tangannya dengan kasar. "Aw ... Sakit Rom!" Febi mulai meneteskan air mata. Aku sangat tahu ini adalah bagian dari sandiwaranya. Maaf Feb, aku sudah muak!
1021.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 701 kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Ada singgasana untukmu Gimme your heart. Take me with you. Dari kedalaman kalbu itulah ketulusanku And I’m gonna thank God when you’re mine. Dessy terkesiap dengan nafas tertahan. Untuk dirinyakah lagu tadi? Ia menatap Dion dengan tak berkedip menikmati setiap detik yang berharga. Tak sedikitpun Dessy menyangka bahwa vokal Dion ternyata bisa demikian dalam dan menghipnotis. Unik dan seolah merupakan perpaduan vokal Ari Lasso dan Judika. Benar-benar bakat alam sejati. Setelah rentang tiga menit, suara Dion meninggi lagi. Kembali memasuki reffrain yang diulangnya dua kali sebelum lagu ditutup dengan lirik lagu terakhir.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Bahagia

Biarkan Aku Bahagia

Kubalas pesannya. “Enak kali mulutnya berkata. Sandiwara apa yang sudah dimainkannya. Mendengar apa yang ditulisnya saja aku ingin muntah. Jangan harap kamu akan mendapatkanku kembali. Untuk mengenalmu kembali, butuh berpikir ribuan kali bagiku. Apalagi untuk bersamamu,” batinku. Bersambung... ​
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai rio febrian jenuh lyrics
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status