Terjerat Takdir Tuan Saka
Ia tahu, kalau Saka sudah seperti ini, OB itu tidak akan baik-baik saja.
Saka mengambil satu pecahan kaca dari dalam karung, lalu menggenggamnya kuathingga tangannya sedikit berdarah. Ia jatuhkan pecahan kaca itu, tangannya yang berdarah menyentuh pipi Sugito membuat bekas darahnya menempel di sana. "Kalau saya tanya sekali lagi, dan kamu masih menjawab 'iri', saya akan membuat kamu merasakan rasa sakit yang luar biasa, Sugito."