Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat

Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat

Keanu memasukkan koper ke bagasi belakang, lalu duduk di kursi pengemudi dan mulai menjalankan mobil. Rolls-Royce di depan perlahan melaju pergi. Di dalam mobil, suasananya terasa mencekam. Vidi menatap Deon, lalu tidak bisa menahan diri untuk menggoda, "Kamu kira dia datang buat kasih bunga ke kamu?"
9.6873.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.5K kali sebagai roll depan roll belakang
Tampilkan Ulasan (133)
Baca
+Pustaka
icha chocolatee
aku masih menyesuaikan nama dgn yg di sini krna jujur aja aku langsung lompat di bab yg baru" ini tapi garis besarnya udah paham.. deon itu ngejar ela banget dan perceraiannya pas deon ilang,ibunya deon ngga mau harta deon di ambil ela, makanya ela milih cerai dan itu buat deon marah sama ibunya
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Hatiku ingin berpaling, tetapi mata ini sudah tersihir dengan ketampanan Freza. "Ma, kami pergi ke kamar dulu. Ada hal yang harus kami selesaikan, sampai jumpa, Ma," ujar Freza kemudian mendorong kursi rodanya pergi meninggalkan Bu Daniar yang tersenyum. Freza sudah gila, bagaimana mungkin dia mengatakan hal ambigu seperti itu di depan Bu Daniar. Apa yang akan dipikirkannya nanti!? Sampailah kami di kamar, aku masih asyik menikmati digendong menggunakan kursi roda oleh Freza. Rasanya sangat nyaman, berbeda sekali dengan digendong berjalan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

Sedikit menunduk untuk mengecek apa yang terjadi. Tidak menemukan sesuatu yang salah, tapi perasaannya tidak enak. Dia berniat untuk berhenti, namun tiba-tiba sebuah mobil yang melaju dengan tidak teratur bergerak cepat ke arahnya. Saat dia berniat untuk menepikan motor, ternyata mobil itu sudah memutar arah dengan cepat. Cciiitt! Brraakk!! Mobil itu menabrak pohon yang ada di pinggir jalan. Arthur cepat-cepat turun dari motor dan berlari menghampiri mobil itu untuk memeriksanya penghuninya.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Teleportasi

Teleportasi

Lima belas menit terasa bagai satu jam, Keira dan Rion berdiri berdampingan menghadap ke depan, beberapa murid terlihat tersenyum mengejek, beberapa lagi berbisik-bisik dan menyunggingkan bibirnya menatap Keira dan Rion. “Kembalilah ke tempat duduk kalian dan ingat setelah selesai makan jangan pergi dari tempat kalian!” ujar Bu Berta, kali ini ada sedikit senyuman kecut di wajahnya, entah apa maksudnya. Keira dan Rion kembali ke bangku mereka dengan penuh kekesalan, dan siap mengisi perut mereka dengan makanan yang telah tersaji di meja panjang di hadapannya.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Di Balik Tirai

Di Balik Tirai

Ia menekan pedal gas lebih keras, mobilnya meluncur lebih cepat di jalanan sempit. Ketika ia melihat sebuah tikungan tajam di depan, Maria memanfaatkan kesempatan itu. Ia menarik rem tangan dengan cepat, membuat mobilnya berputar tajam ke arah kanan, masuk ke jalan yang lebih kecil dan lebih gelap. Mobil pengejar yang ada di belakangnya tidak cukup cepat untuk merespons; ia mendengar suara ban yang berdecit keras, diikuti suara benturan di kejauhan.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Crazy Marriage

Crazy Marriage

Merambat menuju ke rel tanpa ujung yang membuat denyutan tak enak di dadanya semakin besar. “Aaaaaaaa…” Vintari berteriak sekencang-kencangnya saat roller coaster meluncur cepat ke bawah, menukik lagi ke atas, meliuk-liuk ke samping, kemudian memanjat pelan, dan dihempaskan lagi ke bawah.
1021.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 582 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Mayat Berkepala Terbalik

Mayat Berkepala Terbalik

Amanda menggeleng-gelengkan kepalanya untuk mengusir imajinasi pikiran yang makin membuat jantungnya berdegup kencang. "Ah, paling akinya ngadat, minta disetrum biar greng lagi. Besok ya aku bawa kamu ke bengkel," ucap Amanda sembari menuntun motornya melewati pinggiran lahan kosong. "Mandaaa, Amanda." Terdengar suara perempuan memanggilnya. Dari arah belakang punggung Amanda.
988 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Rapuh

Rapuh

' batin Siska yang berjalan di belakang Runi. Runi menoleh ke belakang dan menyadari sahabatnya itu sedang memperhatikan dirinya sejak tadi. Runi pun berhenti dan memilih berjalan berdampingan dengan Siksa. "Kenapa nggak jalan duluan!" tanya Siska melirik Runi. "Kalau Gue jalan di depan dan Lo di belakang, udah kayak majikan sama pembantu dong!" jawab Runi melempar senyum.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Angkasa Merah di Kota Kertas

Angkasa Merah di Kota Kertas

Rena berteriak, sementara aku hanya berusaha berpikir, “Di bawah sana ada es krim. Cokelat. Kesukaanku.” Namun, itu tidak berakhir di roller coster. Sepertinya Rena sudah lebih dulu minum obat anti mabuk, jadi dia tidak merasakan adanya desakan aneh di perutnya setelah naik dua wahana sinting itu. Jujur, perutku seperti dicampur aduk. Mungkin: pertama, karena roller coster itu berbelok sangat ekstrem yang membuat tubuhku berbelok dengan tegas—yang kurang lebih mampu membelokkan tulang dan ototku sekaligus, membuatku merasakan pegal linu yang mungkin sering dirasakan Tokio Eki Furuzawa. Kedua, roller coster itu berputar, membuat lambung terbalik secara sempurna sebanyak empat kali berturut-tu
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Ngakunya Pengangguran, Ternyata Penguasa Dunia

Dia memang Roland. Pada titik ini, Kael mundur dua langkah, tangannya terangkat gemetar, wajahnya pucat pasi seolah kehilangan darah. “T-tunggu! Aku… aku cuma mau pergi bekerja… aku nggak punya masalah sama kalian!” suaranya bergetar, bibirnya gemetar seperti seseorang yang benar-benar dicekam takut. Roland berhenti di belakang para kaki tangannya, matanya menyipit puas melihat pemandangan itu.
1082.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai roll depan roll belakang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status