Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Satu Milyar

Wanita Satu Milyar

Dengan sesegun bahkan berulang kali menyeka air matanya yang terasa semakin deras menetes saja membasahi kedua pipinya. “Lima ratus juta.” “Apa?!” Panji terkejut, ia akui tidak memiliki uang sebesar itu. Dia hanyalah pemilik klub kecil yang penghasilan per bulannya tidak lebih tidak juga kurang hanya sepuluh juta per bulan. Bahkan penghasilan para wanita yang menjajakan tabuhnya di sini lebih besar penghasilannya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
Dapatkan Mansion di Awal

Dapatkan Mansion di Awal

Untuk membeli satu unit rumah saja, seseorang harus mengeluarkan setidaknya seratus juta yuan. Memiliki sepuluh rumah berarti kekayaan yang diperlukan sudah mencapai angka miliaran yuan. Bahkan, kekayaan Zhao Guodong sendiri hanya beberapa puluh juta yuan—jauh dari jumlah itu. Baik Zhao Guodong maupun Li Bo mulai memandang Chu Nan dengan rasa ingin tahu yang bercampur dengan kekaguman. Namun, di balik rasa penasaran mereka, terselip rasa takut. Orang dengan level seperti ini jelas bukan sosok biasa.
1013.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
Nyonya Satu Miliar

Nyonya Satu Miliar

Pria itu tersenyum miring, "Satu milyar." Mendengar itu, Khania tercengang. Dia menatap sosok itu tak percaya. "Kau gila! Kenapa kau memberinya sebanyak itu?" Pria itu mengangkat bahu lalu duduk disamping Khania. "Itu bukan urusanmu. Yang jelas, transaksi sudah selesai dan kau sudah harus terikat kontrak denganku." Muka Khania terlihat pucat. Dalam hati, dia membatin khawatir,"Sial, aku harus bagaimana? Apa aku kabur saja?"
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri Sang CEO

Pembalasan Istri Sang CEO

"Ma-maaf, Bu. Silakan pilih dulu, ini type dan ketersediaan rumah kami." Silvy menatap karyawan itu dengan sinis dan menerima kertas yang disodorkan padanya. "Mana yang paling mahal?" tanya Silvy lagi. "Yang ini, Bu." Karyawan itu menunjuk gambar rumah berlantai tiga yang mewah. "Berapa harganya?" "Lima miliar, Bu." "Oke," jawab Silvy. Ia menyerahkan sebuah kartu debit. "Ini untuk uang mukanya, selanjutnya akan saya lunasi di kantor notaris nanti."
1022.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
Pesona (bukan) Perawan Tua

Pesona (bukan) Perawan Tua

"Nggak tahu. Bukannya itu kawasan elit ya?" Rey ingat betul jika Grand Permata Indah, sebuah perumahan besar yang ada di dekat Indom*rt tersebut adalah perumahan elit dengan bangunan rumah bertingkat dengan model kekinian. Perumahan terlengkap dengan taman bermain, kolam renang umum, lapangan sepak bola dan sarana lain yang dibangun menjadi satu. Karena itulah harga rumah per unit dalam perumahan elit tersebut terbilang mahal, harganya dapat mencapai 1 Milyar. Lulu mengangguk. "Cuma orang yang duitnya banyak yang bisa tinggal di perumahan dekat situ."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
Misi Legenda Pedang

Misi Legenda Pedang

Saka masih penasaran. Saka memarkir motornya, seperti biasa dia ingin bersantai meskipun dia sangat mampu untuk membeli mobil sekarang. Hari ini, Saka akan melihat rumah yang sudah dipesannya, rumah itu tidak jauh dari rumahnya sekarang. Kata marketing property yang lama, harganya adalah 10 Milyar rupiah. Saka tentu sudah mempersiapkan uangnya, sepulang kuliah dia akan melihatnya terlebih dahulu apakah rumah itu cocok atau tidak. Baru setelah itu, dia akan kembali ke Universal Chaos.
9.929.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

AKU TAK BUTUH NAFKAH 100 JUTA

lanjut Budhe Narti. "Ya sudahlah Mbak. Memang keputusannya begitu mau bagaimana lagi? Tanpa nafkah seratus juta dari Agam, aku masih bisa menghidupi putriku dengan layak kok," jawab Pak Irwan "Kamu bisa memberi uang seperti Agam setiap bulanya? Senilai seratus juta? Kamu sanggup?" tanya Budhe Narti yang seolah menantang adiknya sendiri.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang

“Menteng adalah kawasan vila elit di Jayanegara, terutama Vila Nomor Satu Menteng, merupakan rumah mewah nomor satu di Jayanegara, harganya mencapai 1 triliun.” Dia dengan terkejut berkata, “Wulan, bukankah sebelumnya katamu anak itu adalah orang kampung? Kalau begitu bagaimana bisa dia tinggal di Vila Nomor Satu Menteng? Jangan-jangan anak itu sedang membual?” Wulan dibuat terkejut seketika. Apa? Rumah mewah seharga 1 triliun? Dia tidak bisa menahan diri untuk tidak menelan ludah dan berkata, “Ayo, kita pergi sekarang juga dan lihat benaran atau tidak.”
9.1802.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29.7K kali sebagai rumah 100 milyar
Tampilkan Ulasan (84)
Baca
+Pustaka
Sidartha Tung
Penulisnya seperti ganti orang. Sejak bab 1157 ceritanya mulai ngaco dan semakin kesini semakin ngaco. Alur cerita ngaco ga nyambung, power level ngaco pula. Makin dibaca makin bad mood jadinya. Penulis baru goblok, minimal baca dulu cerita sebelnya yg lengkap biar nyambung bikin ceritanya, OON!!
InZoe
Kakaknya updatenya satu2 bab/hr, tp setiap brp minggu sx langsung brp puluh bab yg d update dlm 1 hr. saran aja sih ka, mending di bikin sehari brp bab. misalnya 5 bab/ hr tp konsisten. ada sih d sblh yg tiap hr 15 bab. emg sih pas update byk bab kita puas bgt bacanya. tp pas satu2, kitanya kesel.
Baca Semua Ulasan
AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

ucap Bapak itu. "Bisa di tambahkan lagi nominalnya Pak," ucapku dengan sopan. "Berapa, Bu Rini," ucap Bapak itu. "Kita ambil jalan tengahnya saja, Pak. Kami kan minta seratus dua puluh milyar delapan ratus. Bagaimana jika seratus delapan belas milyar empat ratus juta rupiah, Pak? bapak lihat sendiri rumahnya, Pak, jarang di ibu kota dengan posisi rumah seperti ini. Halaman luas, terawat, halaman belakang juga luas sudah ada kebun-kebun buatannya, tingkat dua dan besar, cat juga masih baru. Kemudian perabotan dan kitchen set sudah ada. Hiasan-hiasan dinding masih terpasang cantik. Paling cuma barang-barang pribadi saja yang di bawa. Perabot masih lengkap, Bapak tinggal masuk saja tidak perlu
1061.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai rumah 100 milyar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status