Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUKAN MENANTU KAYA

BUKAN MENANTU KAYA

“Insya Allah, Neng.“ Bu Iroh memberi kami tiga buah nasi box. Malam ini Bu Iroh mengadakan syukuran pembelian rumah di kampung belakang komplek. Aku ikut bahagia mendengarnya. Dalam hati berharap semoga secepatnya bisa punya rumah sendiri. “Di kampung itu mahal-mahal nggak, Bu?“ tanyaku iseng. “Macam-macam, Neng. Yang Ibu beli bisa dibilang murah. Seratus tiga puluh juta. Oh iya, ada juga yang jual tujuh puluh juta, cuma katanya angker.“ Bu Iroh menjawab sembari mengedarkan pandangan. Aku ber-oh ria. “Emangnya kenapa Neng? Neng minat beli rumah? Ah dapat warisan ya?“ tanyanya kepo. Aku tersenyum miris.
1017.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 386 Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
Gadis 50 Juta Sang Presdir

Gadis 50 Juta Sang Presdir

“Iya, rumahnya bagus. Syukurlah mama sudah dapat rumah di dekat gedung.” “Tapi pertahunnya mahal Kak, lihatlah harganya.” Tasya menunjukan nominal yang diketik Fatma di dalam chat. “Sayang uangnya sih menurut Tasya. Andai mama membicarakannya dulu, Tasya akan mencari rumah yang lebih sederhana.”
1036.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
Mendadak Nikah : Tawanan Hati Berondong Tajir

Mendadak Nikah : Tawanan Hati Berondong Tajir

tanya Kazuya dengan raut wajah serius. Tawa Meghan semakin membahana, bahkan Pevita pun ikut menggelengkan kepala seraya memandang Kazuya dengan tatapan remeh. “Aku menjualnya dua milliar. Memang kamu punya uang sebanyak itu?” ucap Meghan dengan salah satu sudut bibir terangkat. “Untuk rumah sekecil ini, itu harga yang terlalu mahal. Tapi aku akan..” “Mencicilnya?” potong Meghan menebak. “Aku gak terima cicilan! Jika kau ingin membeli rumah ini, maka kau harus membayarnya kontan!”
103.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 132 Beses bilang pagar rumah simple
Ipakita ang mga Review (51)
Read
+Library
Cleo Voltra
Kazuya ugal²an banget mepetin Clay. Mana brondong, tengil pula, lucuuuk wkwk. Tapi aku seneng mereka akhirnya nikah yeaayy. Semoga aja perasaan Clay tumbuh buat Kazuya ke depannya. Plis jangan cerai dulu. Ayo kak update lagi babnya! <3
KiraYume
Suka banget sama alur ceritanya! Nikah dadakan sama berondong tajir, auto jadi tawanan hati. Dari awal udah disuguhi drama, apalagi pas muncul surat perjanjian dan akhirnya ketemu Rafael. Dinamika hubungan mereka yang unik ini bikin senyum-senyum sendiri. Recommended
Basahin ang Lahat ng Review
Mertuaku Adalah Maut

Mertuaku Adalah Maut

"Ok ... Lumayan besar. Terus cicilan rumah ini berapa?" "Delapan juta." "Sisa dua juta?" "Aku harus memberikan kepada ibu dan ... uang sekolah Ratna." "Sebanyak dua juta itu?" Laila membulatkan kedua matanya. "Empat juta." "Hah ... Dua juta dari dari mbak Hesti?" Dimas mengangguk pelan. "Lalu untuk listrik dan lain-lain di rumah ini?" "Hesti yang bayar." "Mobil? Apa sudah lunas?"
103.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 124 Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
Pemilik Rumah yang Cantik

Pemilik Rumah yang Cantik

Nama pemilik rumah yang aku sewa adalah Kalina Sudirman. Dia berusia awal tiga puluhan, memiliki tubuh seksi dan kulit putih. Dia selalu memakai model pakaian terusan yang berbeda-beda. Setiap kali dia berjalan, samar-samar terlihat sehelai renda di bagian atas pahanya. Sudah hampir sebulan aku pindah ke sini, tetapi setiap kami bertemu, dia tidak pernah menyapaku.
6.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 276 Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
Uangku Bukan Uangmu, Mas!

Uangku Bukan Uangmu, Mas!

"Kemarin kakak udah dapet informasi di mana ada perumahan yang cocok buat kamu beli. Angsuran bulanannya juga nggak seberapa, sekitar 2 juta. Lokasinya lumayan lah. Kalo nggak gitu, susah rasanya buat kamu bisa beli rumah. Tiap bulan gajimu bakalan habis mulu. Kamu udah tahu kan kalo Rika nggak pandai nyimpalen uang." Aku diam mencerna ucapan Kak Mel. "Ntar bisa kita liat dulu, Kak." sahutku. Pikiranku mulai bercabang, baru-baru ini pengeluaranku lebih banyak. Ada angsuran mobil yang harus aku pikirkan, jatah bulanan buat ibu dan Dira. Tentu tak lupa pula bonus buat Kak Mel sama Kak Salma. Kalau aku benar-benar mengambil perumahan, bukankah lebih banyak yang harus aku pikirkan?
7.482.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.7K Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
Menikah dengan Tetangga Jutek

Menikah dengan Tetangga Jutek

Pas dua puluh juta kalau dibayar cash di depan setahun sekaligus. “Aku nggak mau, Mas. Kita cari yang lain saja,” ujar Sekar. Tanpa kata dia langsung keluar gerbang cluster perumahan itu. Sekar enggan masuk, hingga membuat Gilang makin geram. “OK. Kalau yang ini kamu nggak mau juga, mulai besok kamu saja yang nyari!” bentak Gilang. Repot banget sih milih rumah saja. Petakan yang murah ngga mau. Perumahan kelas menengah, mahal dikit ngga mau. Ini sudah dapat harga yang pas, tetep nggak mau.
10166.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.5K Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
BUKAN SUAMI ALIM TAPI DZALIM

BUKAN SUAMI ALIM TAPI DZALIM

"Nggak mungkin ada sisa. Nila baru kredit dua tahun, sementara harga asli rumah ini 180 jutaan. Dua tahun itu baru sekitar 24 juta yang dibayarkan. Mana mungkin rumah ini laku diatas 156 juta. Misalkan laku 160 juta, hanya sisa empat juta. Duit segitu pasti sudah habis buat biaya ini itu. Kita nggak akan dapat apa-apa, Dimas. Kamu harus usaha supaya rumah ini tetap di tangan kita dan cicilan kita tiap bulannya nggak menguap sia-sia." Lagi-lagi aku kembali diam. Bingung mau menjelaskan apa dan bagaimana. Uang empat juta juga bukanlah jumlah yang sedikit apalagi tinggal lima hari lagi. Minta perpanjangan waktu lagi jelas nggak mungkin karena ini yang terakhir sesuai perjanjian yang ada. "Bagai
25.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 989 Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
Ditinggalkan Karena Burik

Ditinggalkan Karena Burik

selidiki ibu mertua menatap ke arahku. "Belum, Bu. Masih ngontrak. Rumah ini cicilannya empat juta per bulan. Empat puluh delapan juta per tahun. Mas Andra juga yang bayar." Aisyah tampak sangat pandai berbicara. Huh, gila aja semuanya aku yang bayar. "Ya ampun, mahal sekali!" Suara cempreng ibu terdengar naik satu oktaf.
1012.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 306 Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
DUKUN 99

DUKUN 99

Lalu saat pasien santet paku membayar sepuluh juta pada Bapak. Ia pasti heran. Uang sebanyak itu kok rumah seperti ini? Berdinding geribik bambu, berlantaikan tanah.
108.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 250 Beses bilang pagar rumah simple
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status