Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami
“Gak papa, Mbak. Besok kalau mau tengok sekalian tengok yang ada di Dieng. Alhamdulillah almarhum suami meninggalkan beberapa petak tanah di daerah Dieng juga temanggung sama ada juga yang di Sumowono atas.“
“Masya Allah. Ada di Dieng juga, Mbak Yanti?“
“Iya, dekat kan ya dari sini? Di sana lagi ditanami kentang sama tembakau saat ini, Mbak.“
Aku melongo sesaat. Pantas saja, rumahnya megah ternyata dari Jakarta sana sudah menyebar beberapa aset tanah.
“Ya lumayan sih, Mbak. Sepertinya memakan waktu 3 jam an,” jawab emak ke Tante Yanti.
“Owh begitu ya, terus yang mengelola siapa, Mbak?“
“Bagi hasil sama petani sana, Mbak. Orang kenalan Suami dulu.“
Hot Chapters