Padang : Lantai Pertama
Suara langkah kaki terdengar, Pato yang datang dari luar, berteriak ke arah anak-anak yang sedang tidur, “Oke, anak-anak. Bangun dan bersiaplah! Kita harus pergi ke puncak bukit!”
"Puncak bukit? Apakah ini sudah waktunya?" pikir Sahya dengan semangat. Dia hampir tidak mengenali Pato saat pertama kali melihatnya. Kini, sang pengantar makanan itu mengenakan sepasang tanduk binatang buas, dan beberapa kalung tulang menghiasi lehernya. Pakaian kulit binatang yang dipakainya pun berbeda dari biasanya. Polanya sangat menonjol, dan bulunya menjulang seperti jarum baja—tampak kasar, seolah berasal dari binatang yang mengerikan.
Hot Chapters